Warga melintas di jalan yang tergenang banjir rob di Slamaran, Pekalongan, Jawa Tengah, Rabu, 3 Juni 2020.
Warga melintas di jalan yang tergenang banjir rob di Slamaran, Pekalongan, Jawa Tengah, Rabu, 3 Juni 2020.
Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekalongan, sekitar 80 persen wilayah Pekalongan Utara di tujuh kelurahan terdampak banjir rob dengan ketinggian antara 10-70 centimeter.
Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekalongan, sekitar 80 persen wilayah Pekalongan Utara di tujuh kelurahan terdampak banjir rob dengan ketinggian antara 10-70 centimeter.
Beberapa lokasi terdampak rob ini antara lain Perumahan Slamaran, Bugisan, Panjang Wetan, Panjang Baru, Jalan Merak, Jalan Semarang, Jalan Surabaya, Jalan Patiunus, dan Jalan Kutilang. Kemudian, wilayah Kelurahan Tirto, Degayu, Pasir Kraton Kramat, Pabean, dan permukiman di sekitar bantaran sungai berdekatan Perumahan Gama Permai.
Beberapa lokasi terdampak rob ini antara lain Perumahan Slamaran, Bugisan, Panjang Wetan, Panjang Baru, Jalan Merak, Jalan Semarang, Jalan Surabaya, Jalan Patiunus, dan Jalan Kutilang. Kemudian, wilayah Kelurahan Tirto, Degayu, Pasir Kraton Kramat, Pabean, dan permukiman di sekitar bantaran sungai berdekatan Perumahan Gama Permai.

Rob di Pekalongan Masih Tinggi

News rob
03 Juni 2020 16:46
Pekalongan: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekalongan menyebutkan bahwa sekitar 80 persen wilayah Pekalongan Utara di tujuh kelurahan terdampak banjir rob dengan ketinggian antara 10-70 centimeter.

Banjir rob yang terjadi karena naiknya permukaan air laut dan hujan deras di wilayah tersebut menyebabkan beberapa warga mengungsi ke tempat yang telah disediakan. 

Adapun beberapa lokasi terdampak rob ini antara lain Perumahan Slamaran dengan ketinggian mencapai 30 cm hingga 70 cm, Bugisan, Panjang Wetan, Panjang Baru sekitar 30 cm, Jalan Merak, Jalan Semarang, Jalan Surabaya, Jalan Patiunus, dan Jalan Kutilang dengan ketinggian air 15 cm.

Kemudian, wilayah Kelurahan Tirto, Degayu, Pasir Kraton Kramat, Pabean, dan permukiman di sekitar bantaran sungai berdekatan Perumahan Gama Permai.

"Melubernya rob ke permukiman warga ini akibat meluapnya Sungai Bremi sedang tanggul darurat penahan air tidak mampu menahan luapan air laut. Demikian juga pompa air tidak berfungsi maksimal," kata Kepala Seksi Kesiapsiagaan Bencana dan Pencegahan Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekalongan Dimas Arga.

Dimas berharap banjir rob ini bisa segera surut sehingga warga terdampak dapat kembali ke rumahnya masing-masing dan beraktivitas seperti biasa. ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra
(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif