Warga Kalurahan Banyuroto, Kapanewon Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo, DIY, mengeluhkan jalan yang rusak menahun dan tak kunjung diperbaiki.
Warga Kalurahan Banyuroto, Kapanewon Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo, DIY, mengeluhkan jalan yang rusak menahun dan tak kunjung diperbaiki.
Kerusakan jalan tersebut kerap memicu kecelakaan dan menimbulkan debu yang mengganggu pernapasan. Debu ini juga menggangu proses belajar mengajar di sebuah SD yang berada di sisi jalan, siswa dan guru harus mengenakan masker saat beraktivitas di sekolah.
Kerusakan jalan tersebut kerap memicu kecelakaan dan menimbulkan debu yang mengganggu pernapasan. Debu ini juga menggangu proses belajar mengajar di sebuah SD yang berada di sisi jalan, siswa dan guru harus mengenakan masker saat beraktivitas di sekolah.
Siswa Sekolah Dasar Negeri 2 Wonorejo di Desa Banyuroto Kecamatan Nanggulan Kabupaten Kulon Progo Daerah Istimewa Yogyakarta ini terpaksa mengenakan masker saat beraktivitas di sekolah.
Siswa Sekolah Dasar Negeri 2 Wonorejo di Desa Banyuroto Kecamatan Nanggulan Kabupaten Kulon Progo Daerah Istimewa Yogyakarta ini terpaksa mengenakan masker saat beraktivitas di sekolah.
Debu yang berterbangan dari jalan yang berada di depan sekokah mengganggu siswa dan guru. Kondisi debu makin parah saat kendaraan roda empat atau truk melintasi jalan ini.
Debu yang berterbangan dari jalan yang berada di depan sekokah mengganggu siswa dan guru. Kondisi debu makin parah saat kendaraan roda empat atau truk melintasi jalan ini.

Akses Jalan Rusak, Aktivitas Belajar Sekolah Dasar di Kulon Progo Terganggu

06 September 2023 22:10
Yogyakarta: Warga Kalurahan Banyuroto, Kapanewon Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo, DIY, mengeluhkan jalan yang rusak menahun dan tak kunjung diperbaiki.

Kerusakan jalan tersebut kerap memicu kecelakaan dan menimbulkan debu yang mengganggu pernapasan. Debu ini juga menggangu proses belajar mengajar di sebuah SD yang berada di sisi jalan, siswa dan guru harus mengenakan masker saat beraktivitas di sekolah.

Siswa Sekolah Dasar Negeri 2 Wonorejo di Desa Banyuroto Kecamatan Nanggulan Kabupaten Kulon Progo Daerah Istimewa Yogyakarta ini terpaksa mengenakan masker saat beraktivitas di sekolah.

Debu yang berterbangan dari jalan yang berada di depan sekokah mengganggu siswa dan guru. Kondisi debu makin parah saat kendaraan roda empat atau truk melintasi jalan ini.

Protes dilakukan warga dengan memasang spanduk di sekitar jalan rusak. Jalan dengan kondisi rusak tersebut mencapai 500 meter. Kondisi jalan yang tidak rata dan banyak lubang menyebabkan debu beterbangan tiap kendaraan melintas.

Warga setempat, Ngadiman (60) mengatakan pemasangan spanduk itu buntut dari kekesalan warga atas rusaknya jalan Banyumeneng Kidul-Banyuroto sejak lima tahun lalu dan tak kunjung diperbaiki.

Menurut warga, debu dari jalan tersebut juga mengganggu siswa dan guru di Kelompok Bermain Citra Bangsa dan SDN 2 Wonorejo yang berada di pinggir jalan.

Tak hanya masalah debu yang dapat mengganggu pernapasan, namun sering juga terjadi pemotor yang jatuh  tergelincir karena kerikil yang bertebaran.

Pihak sekolah, membenarkan debu dari jalan rusak itu mengganggu aktivitas di sekolahnya.

Saat persiapan untuk 17 Agustus misalnya banyak siswa dan guru yang mengalami sesak napas, bahkan hingga saat ini. Alhasil, para siswa dan guru di SDN 2 Wonorejo selalu memakai masker selama di sekolah.

Pihak sekolah pun berharap, masalah ini bisa segera teratasi sehingga siswa dan guru dapat melakukan kegiatan belajar mengajar dengan nyaman. MetroTV/Putut Karangjati

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(CDE)

News jalan rusak Yogyakarta Sekolah