Seeokor harimau Sumatera di Provinsi Riau kembali ditemukan mati. Penyebabnya karena ulah pemburu yang melakukan pemasangan jerat.
Seeokor harimau Sumatera di Provinsi Riau kembali ditemukan mati. Penyebabnya karena ulah pemburu yang melakukan pemasangan jerat.
Harimau tersebut ditemukan mati di Desa Tanjung Leban Kecamatan Bandar Laksamana Kabupaten Bengkalis. Harimau itu ditemukan mati saat petugas melakukan patroli kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Harimau tersebut ditemukan mati di Desa Tanjung Leban Kecamatan Bandar Laksamana Kabupaten Bengkalis. Harimau itu ditemukan mati saat petugas melakukan patroli kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Tim kemudian menuju lokasi bersama warga dan juga anggota TNI. Saat ditemukan kondisi harimau sudah tak bernyawa.
Tim kemudian menuju lokasi bersama warga dan juga anggota TNI. Saat ditemukan kondisi harimau sudah tak bernyawa.
Harimau dewasa dengan panjang 2 meter ini pun dibawa petugas. Pihak kepolisianpun melaporkan hal tersebut ke petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA).
Harimau dewasa dengan panjang 2 meter ini pun dibawa petugas. Pihak kepolisianpun melaporkan hal tersebut ke petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA).

Tragis! Harimau Sumatera Kembali Ditemukan Mati Terjerat di Bengkalis

News Riau
17 Oktober 2021 15:40
Bengkalis: Seeokor harimau Sumatera di Provinsi Riau kembali ditemukan mati. Penyebabnya karena ulah pemburu yang melakukan pemasangan jerat.

Harimau tersebut ditemukan mati di Desa Tanjung Leban Kecamatan Bandar Laksamana Kabupaten Bengkalis. Harimau itu ditemukan mati saat petugas melakukan patroli kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

"Pagi tadi tim Patroli Karhutla dipimpin Kapolsek Bukit Batu Kompol Irwandi mendapat informasi kalau ada harimau mati," ucap Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan, Minggu, 17 Oktober 2021.

Tim kemudian menuju lokasi bersama warga dan juga anggota TNI. Saat ditemukan kondisi harimau sudah tak bernyawa.

Harimau dewasa dengan panjang 2 meter ini pun dibawa petugas. Pihak kepolisianpun melaporkan hal tersebut ke petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA). Foto: BBKSDA Riau

(KHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif