Mantan Kepala Bidang Pemindahtanganan, Penghapusan, dan Pemanfaatan Barang Milik Negara (P3BMN) pada Pusat Pengelolaan Barang Milik Negara pada Sekretaris Jenderal (Setjen) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sri Utami saat menjalani sidang dengan agenda pembacaan tuntutan kasus korupsi pengadaan kegiatan di Setjen Kementerian ESDM pada 2012 di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa, 24 Mei 2022.
Mantan Kepala Bidang Pemindahtanganan, Penghapusan, dan Pemanfaatan Barang Milik Negara (P3BMN) pada Pusat Pengelolaan Barang Milik Negara pada Sekretaris Jenderal (Setjen) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sri Utami saat menjalani sidang dengan agenda pembacaan tuntutan kasus korupsi pengadaan kegiatan di Setjen Kementerian ESDM pada 2012 di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa, 24 Mei 2022.
JPU KPK menuntut Sri Utami dengan hukuman empat tahun tiga bulan dan denda Rp250 juta subsider tiga bulan kurungan.
JPU KPK menuntut Sri Utami dengan hukuman empat tahun tiga bulan dan denda Rp250 juta subsider tiga bulan kurungan.
Selain itu, jaksa juga menuntut agar Sri Utami membayar uang pengganti senilai Rp 2,39 miliar. Jika Sri tidak membayar maka akan diganti penjara selama 1 tahun.
Selain itu, jaksa juga menuntut agar Sri Utami membayar uang pengganti senilai Rp 2,39 miliar. Jika Sri tidak membayar maka akan diganti penjara selama 1 tahun.
Mantan Kepala Bidang Pemindahtanganan, Penghapusan, dan Pemanfaatan Barang Milik Negara (P3BMN) pada Pusat Pengelolaan Barang Milik Negara pada Sekretaris Jenderal (Setjen) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sri Utami memeluk kerabat usai menjalani sidang dengan agenda pembacaan tuntutan kasus korupsi pengadaan kegiatan di Setjen Kementerian ESDM pada 2012 di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa, 24 Mei 2022.
Mantan Kepala Bidang Pemindahtanganan, Penghapusan, dan Pemanfaatan Barang Milik Negara (P3BMN) pada Pusat Pengelolaan Barang Milik Negara pada Sekretaris Jenderal (Setjen) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sri Utami memeluk kerabat usai menjalani sidang dengan agenda pembacaan tuntutan kasus korupsi pengadaan kegiatan di Setjen Kementerian ESDM pada 2012 di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa, 24 Mei 2022.

Eks Pejabat Kementerian ESDM Sri Utami Dituntut 4 Tahun 3 Bulan Bui

News kasus korupsi Kasus Suap KPK Pemberantasan Korupsi korupsi di esdm
24 Mei 2022 16:27
Jakarta: JPU KPK menuntut mantan Kepala Bidang Pemindahtanganan, Penghapusan, dan Pemanfaatan Barang Milik Negara (P3BMN) pada Pusat Pengelolaan Barang Milik Negara pada Sekretaris Jenderal (Setjen) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sri Utami, 4 tahun 3 bulan penjara. Sri diyakini jaksa bersalah melakukan sejumlah pengadaan fiktif pada 2012 bersama mantan Sekjen Kementerian ESDM, Waryono Karyo.

"Menuntut agar supaya majelis hakim tipikor yang memeriksa dan mengadili perkara ini memutuskan menyatakan terdakwa Sri Utami terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan Tipikor," ujar jaksa KPK di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakpus, Selasa, 24 Mei 2022.

"Menjatuhkan pidana penjara 4 tahun 3 bulan dan pidana denda Rp 250 juta subsider 3 bulan kurungan," imbuh jaksa.

Selain itu, jaksa juga menuntut agar Sri Utami membayar uang pengganti senilai Rp 2,39 miliar. Jika Sri tidak membayar maka akan diganti penjara selama 1 tahun.

Sri Utami diyakini jaksa bersalah melanggar Pasal 3 UU jo Pasal 18 Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 65 ayat 1 KUHP.

Sebelumnya, Sri Utami didakwa merugikan keuangan negara senilai Rp 11,124 miliar. Dia didakwa melakukan sejumlah pengadaan fiktif pada 2012 bersama mantan Sekjen Kementerian ESDM, Waryono Karyo. MI/Andri Widiyanto

(KHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif