Sejumlah penyintas bencana beraktivitas di dekat tenda daruratnya di shelter Balaroa, Palu, Sulawesi Tengah, Selasa, 21 Januari 2020.
Sejumlah penyintas bencana beraktivitas di dekat tenda daruratnya di shelter Balaroa, Palu, Sulawesi Tengah, Selasa, 21 Januari 2020.
Setelah 16 bulan pascabencana gempa, tsunami, dan likuefaksi di Palu, Sigi, dan Donggala, sejumlah korban bencana masih bertahan di tenda-tenda darurat.
Setelah 16 bulan pascabencana gempa, tsunami, dan likuefaksi di Palu, Sigi, dan Donggala, sejumlah korban bencana masih bertahan di tenda-tenda darurat.
Sementara itu Kementerian PUPR mempercepat proses pembangunan hunian tetap tahap pertama sebanyak 1.600 unit bagi korban bencana di shelter Balaroa, Sulteng, dengan target dapat digunakan pada April 2020.
Sementara itu Kementerian PUPR mempercepat proses pembangunan hunian tetap tahap pertama sebanyak 1.600 unit bagi korban bencana di shelter Balaroa, Sulteng, dengan target dapat digunakan pada April 2020.
Proses rehabilitasi dan rekonstruksi di Kota Palu terus berjalan, salah satunya adalah perbaikan terhadap infastruktur yang rusak.
Proses rehabilitasi dan rekonstruksi di Kota Palu terus berjalan, salah satunya adalah perbaikan terhadap infastruktur yang rusak.

Korban Bencana Lekuifaksi Balaroa Bertahan di Tenda Darurat

News tsunami
22 Januari 2020 13:34
Palu: Setelah 16 bulan pascabencana gempa, tsunami, dan likuefaksi di Palu, Sigi, dan Donggala, sejumlah korban bencana masih bertahan di tenda-tenda darurat. ANTARA FOTO/Basri Marzuki/Mohamad Hamzah
(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif