Jakarta: Foto aerial kondisi bangunan rusak akibat gempa magnitudo 5,6 di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Rabu, 23 November 2022.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Letnan Jendral Suharyanto mengatakan bahwa jumlah rumah yang rusak berat akibat gempa Cianjur sebanyak 6.570 unit. Kemudian rumah yang rusak sedang sejumlah 2.071 unit, rumah yang rusak ringan sebanyak 12.641 unit.
Data tersebut kemungkinan bisa berubah seiring diberlakukannya situasi tanggap darurat selama tujuh hari ke depan oleh Pemerintah Kabupaten Cianjur.
Kepala BNPB memastikan bahwa pemerintaha akan memberikan bangunan untuk membangun rumah warga yang rusak akibat gempa.
"Presiden menyampaikan yang rusak berat dibantu Rp50 juta, rusak sedang Rp25 juta, dan rusak ringan, Rp10 juta," kata Letjen Suharyanto.
Dari laporan BMKG, gempa bumi terjadi pukul 13.21 WIB, Senin, 21 November 2022. Gempa berpusat di 10 km arah barat daya dari Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dengan kedalaman gempa 10 km. Gempa tidak berpotensi tsunami. AFP PHOTO/Adek Berry Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News