Kepala Biro Hubungan Masyarakat Febri Diansyah melambaikan tangan ke arah wartawan usai menyampaikan pengunduran dirinya sebagai pegawai dari lembaga anti korupsi tersebut di gedung KPK.
Kepala Biro Hubungan Masyarakat Febri Diansyah melambaikan tangan ke arah wartawan usai menyampaikan pengunduran dirinya sebagai pegawai dari lembaga anti korupsi tersebut di gedung KPK.
Mantan Juru Bicara KPK tersebut mengundurkan diri sebagai Kepala Biro Humas sekaligus Pegawai KPK karena merasa kondisi politik dan hukum telah berubah tidak sesuai dengan semangat independensi sebagai lembaga pemberantas korupsi seperti awal dirinya menjadi bagian KPK.
Mantan Juru Bicara KPK tersebut mengundurkan diri sebagai Kepala Biro Humas sekaligus Pegawai KPK karena merasa kondisi politik dan hukum telah berubah tidak sesuai dengan semangat independensi sebagai lembaga pemberantas korupsi seperti awal dirinya menjadi bagian KPK.
Kepala Biro Hubungan Masyarakat Febri Diansyah mengangkat kartu identitas pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai menyampaikan pengunduran dirinya sebagai pegawai dari lembaga anti korupsi tersebut di gedung KPK.
Kepala Biro Hubungan Masyarakat Febri Diansyah mengangkat kartu identitas pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai menyampaikan pengunduran dirinya sebagai pegawai dari lembaga anti korupsi tersebut di gedung KPK.
Surat pengunduran diri Febri telah diterima internal Lembaga Antirasuah. Pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri membenarkan hal tersebut.
Surat pengunduran diri Febri telah diterima internal Lembaga Antirasuah. Pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri membenarkan hal tersebut.

Ini Alasan Febri Diansyah Mundur dari KPK

News kpk
24 September 2020 20:21
Jakarta: Kepala Biro Humbungan Masyarakat (Humas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah mengundurkan diri. Surat pengunduran diri Febri telah diterima internal Lembaga Antirasuah.
 
Mantan Juru Bicara KPK tersebut membeberkan alasan dirinya mundur dari KPK. Febri merasa tak nyaman sejak Revisi Undang-Undang (RUU) KPK disahkan DPR.

"(Saat itu) kami tidak langsung meninggalkan KPK. Kami bertahan di dalam dan berupaya untuk bisa berbuat sesuatu agar bisa tetap berkontribusi untuk pemberantasan korupsi," ujar Febri dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis, 24 September 2020.

Namun, seiring aturan berjalan, Febri merasa tidak ada lagi ruang untuk berkontribusi dalam pemberantasan rasuah. Sehingga ia memutuskan untuk melayangkan surat pengunduran diri pada Jumat, 18 September 2020.

Ia merasa kondisi politik dan hukum telah berubah tidak sesuai dengan semangat independensi sebagai lembaga pemberantas korupsi seperti awal dirinya menjadi bagian KPK. ANTARA Foto/Muhammad Adimaja


(KHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif