Rilis ungkap kasus perdagangan kosmetik ilegal tanpa izin edar dari Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) RI di Mapolda Sumsel, Kamis, 23 September 2021.
Rilis ungkap kasus perdagangan kosmetik ilegal tanpa izin edar dari Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) RI di Mapolda Sumsel, Kamis, 23 September 2021.
Kepolisian Daerah Sumatra Selatan berhasil mengungkap perdagangan kosmetik ilegal tanpa izin edar dari Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) RI.
Kepolisian Daerah Sumatra Selatan berhasil mengungkap perdagangan kosmetik ilegal tanpa izin edar dari Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) RI.
Dalam kasus ini polisi mengamankan dua orang pasangan suami istri yakni Linda Astika dan Supriadi.
Dalam kasus ini polisi mengamankan dua orang pasangan suami istri yakni Linda Astika dan Supriadi.
Pihaknya berhasil menyita barang bukti 2.287 pot kosmetik masker whitening merk ratu dan masker komedo merk apel hijau 35 pcs, masker Taro 68 pcs, masker komedo merk strawberry 72 pcs dan masker komedo lemon 142 pcs.
Pihaknya berhasil menyita barang bukti 2.287 pot kosmetik masker whitening merk ratu dan masker komedo merk apel hijau 35 pcs, masker Taro 68 pcs, masker komedo merk strawberry 72 pcs dan masker komedo lemon 142 pcs.

Edarkan Kosmetik Ilegal, Pasutri di Palembang Ditangkap

News BPOM kosmetik Kota Palembang
23 September 2021 15:08
Palembang: Kepolisian Daerah Sumatra Selatan berhasil mengungkap perdagangan kosmetik ilegal tanpa izin edar dari Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) RI. Dalam kasus ini polisi mengamankan dua orang pasangan suami istri yakni Linda Astika dan Supriadi, Kamis, 23 September 2021.

Pihaknya berhasil menyita barang bukti 2.287 pot kosmetik masker whitening merk ratu dan masker komedo merk apel hijau 35 pcs, masker Taro 68 pcs, masker komedo merk strawberry 72 pcs dan masker komedo lemon 142 pcs.

Kedua pasutri ini diamankan di Jalan Balayudha, Kelurahan Ario Kemuning, Kecamatan Kemuning Palembang Senin, 6 September 2021, dalam operasi penangkapan dengan penyamaran.

Wakil Direktur Reskrimsus AKBP Ferry Harahap, mengatakan terungkapnya peredaran kosmetik tanpa izin edar ini melalui media sosial. Dari sinilah Subdit Indagsi Ditreskrimsus Polda melakukan penyelidikan mendapatkan sepasang pasutri yang menjual kosmetik tanpa izin edar lalu dilakukan under cover by untuk melakukan penangkapan.

Para konsumen, kata Ferry memesan barang melalui akun medsos. Setelah sepakat barang akan di antar pembayaran melalui COD. Untuk menggaet konsumen nya pelaku mengiming-imingi hadiah sepeda motor kepada para konsumennya.

Ferry mengatakan Ditreskrimsus Polda Sumsel menggandeng BPOM untuk melakukan pendalaman menjerat pelaku peredaran kosmetik tanpa izin edar ini. Untuk sementara kosmetik ini dipasarkan pelaku sendiri belum dipasarkan ke toko toko kosmetik lain.

Sementara itu, Linda, tersangka, mengaku penjualan kosmetik ilegal baru berjalan satu tahun keuntungan yang ia dapat dari bisnis ini digunakan untuk keperluan hidup sehari-hari. Dalam setahun, ia bisa memesan barang antara dua sampai tiga kali pemesanan.

Supriadi, suami Linda mengaku konsumen kosmetik milik istrinya rata rata orang Palembang dirinya lah berperan sebagai kurir antar barang ke rumah konsumen.

Hai Sobat Medcom, terima kasih sudah menjadikan Medcom.id sebagai referensi terbaikmu. Kami ingin lebih mengenali kebutuhanmu. Bantu kami mengisi angket ini yuk https://tinyurl.com/MedcomSurvey2021 dan dapatkan saldo Go-Pay/Ovo @Rp 50 ribu untuk 20 pemberi masukan paling berkesan. Salam hangat.

MI/Dwi Apriani

(KHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif