Hujan deras yang terjadi sejak beberapa hari terakhir telah mengakibatkan atap gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD) di lantai dua Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Ciamis, roboh, Senin, 19 Oktober 2020 malam.
Hujan deras yang terjadi sejak beberapa hari terakhir telah mengakibatkan atap gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD) di lantai dua Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Ciamis, roboh, Senin, 19 Oktober 2020 malam.
Rizal mengatakan, robohnya atap bangunan IGD RSUD Ciamis membuat 13 pasien yang mendapat perawatan harus dievakuasi ke RS Al Arif dan RS Permata Bunda termasuk ke ruang RSUD Ciamis untuk mendapatkan perawatan.
Rizal mengatakan, robohnya atap bangunan IGD RSUD Ciamis membuat 13 pasien yang mendapat perawatan harus dievakuasi ke RS Al Arif dan RS Permata Bunda termasuk ke ruang RSUD Ciamis untuk mendapatkan perawatan.
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengatakan bahwa pemerintah secepatnya akan memperbaiki robohnya atap bangunan yang berada di lantai dua IGD RSUD Ciamis tersebut.
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengatakan bahwa pemerintah secepatnya akan memperbaiki robohnya atap bangunan yang berada di lantai dua IGD RSUD Ciamis tersebut. "Pemerintah Ciamis akan berupaya memperbaiki secepatnya supaya layanan terhadap masyarakat bisa segera pulih kembali," pungkasnya.

Hujan Deras Akibatkan Atap IGD RSUD Ciamis Roboh

News rsud atap roboh Rumah Sakit
20 Oktober 2020 10:52
Ciamis: Hujan deras yang terjadi sejak beberapa hari terakhir telah mengakibatkan atap gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD) di lantai dua Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Ciamis, roboh Senin, 19 Oktober 2020 malam.

Peristiwa tersebut juga mengakibatkan petugas Satpam dan dokter jaga mengalami luka-luka dan kini keduanya masih mendapat perawatan.

"Gedung IGD RSUD Ciamis ini dibangun sejak tahun 2005 menggunakan baja ringan, namun sampai saat ini belum ada tahap renovasi. Pada tahun 2014 sempat dilakukan perbaikan dengan mengganti genting lama, sementara untuk dindingnya sendiri masih tetap kokoh. Namun kami berharap semua harus direnovasi agar kejadian seperti ini tidak lagi terjadi," kata Direktur RSUD Kabupaten Ciamis, Rizali Sofyan, Selasa, 20 Oktober 2020.

Rizal mengatakan, robohnya atap bangunan IGD RSUD Ciamis membuat 13 pasien yang mendapat perawatan harus dievakuasi ke RS Al Arif dan RS Permata Bunda termasuk ke ruang RSUD Ciamis untuk mendapatkan perawatan.

"Untuk satu pasien terkonfirmasi positif covid-19 sudah dipindah ke ruang isolasi RSUD Ciamis, satu ruang ICU, 8 orang ke RS Al Arif dan tiga orang dirawat ke RS Permata Bunda," ujarnya.

Menurutnya, robohnya atap bangunan IGD di RSUD Ciamis tidak mengganggu pelayanan terahadap masyarakat, meskipun  telah dialihkan sementara ke bangunan lama yang masih berada di satu lokasi.

"Untuk peralatan medis di ruangan IGD sampai sekarang ini tidak ada yang rusak dan semua akan dipindahkan ke ruangan lama," paparnya.

Sementara itu, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengatakan bahwa pemerintah secepatnya akan memperbaiki robohnya atap bangunan yang berada di lantai dua IGD RSUD Ciamis tersebut.

"Pemerintah Ciamis akan berupaya memperbaiki secepatnya supaya layanan terhadap masyarakat bisa segera pulih kembali," pungkasnya. Dok Foto: Humas Kabupaten Ciamis

(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif