Kapolda Jawa Tengah Irjen Achmad Luthfi (kedua kanan) didampingi Pangdam IV/Diponegoro Mayjen Mochammad Effendi (kiri) menyerahkan bantuan berupa sembako dan tikar untuk warga terdampak rob di Kota Pekalongan, Kamis, 4 Juni 2020.
Kapolda Jawa Tengah Irjen Achmad Luthfi (kedua kanan) didampingi Pangdam IV/Diponegoro Mayjen Mochammad Effendi (kiri) menyerahkan bantuan berupa sembako dan tikar untuk warga terdampak rob di Kota Pekalongan, Kamis, 4 Juni 2020.
"Ada 7.700 keluarga (laporan Wali Kota Pekalongan, red.) terdampak rob. Oleh karena, kita siapkan dapur lapangan, di mana TNI dan Polri menyiapkan 1.000 bungkus nasi selama dua kali per hari yang didistribusikan ke masyarakat terdampak," kata Kapolda Irjen Achmad Lutfie saat meninjau dapur umum milik Brimob di Stadion Hoegeng, Pekalongan, Jawa Tengah.
Dia menjelaskan keberadaan dapur umumakan dipertahankan hingga rob surut.
Dia menjelaskan keberadaan dapur umumakan dipertahankan hingga rob surut. "(Keberadaan, red.) dapur umum hingga satu bulan masih kuat. Hanya saja, kita doakan rob (cepat surut, red.) dalam tiga hari, jangan lama-lama," katanya.
Ia berpesan kepada warga terdampak rob yang saat ini berada di tengah pandemi covid-19 agar terus menjaga kesehatan.
Ia berpesan kepada warga terdampak rob yang saat ini berada di tengah pandemi covid-19 agar terus menjaga kesehatan.
Masyarakat yang memiliki rezeki lebih banyak, terutama para pengusaha, kata dia, membuat sosial banding secara bersama dengan koordinator Wali
Kota Pekalongan.
Masyarakat yang memiliki rezeki lebih banyak, terutama para pengusaha, kata dia, membuat sosial banding secara bersama dengan koordinator Wali Kota Pekalongan. "(Tujuan, red.) ikatan sosial ini untuk menciptakan rasa saling memiliki terhadap problem yaitu adanya rob," katanya.

Polda Jateng dan Kodam IV/Diponegoro Bantu Korban Rob Pekalongan

News rob
04 Juni 2020 21:33
Pekalongan: Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah Irjen Achmad Lutfie bersama Pangdam IV/Diponegoro Mayjen Mochamad Effendi menyerahkan bantuan berupa sembako dan tikar kepada warga terdampak rob di Kota Pekalongan, Kamis, 4 Juni 2020.
  
"Ada 7.700 keluarga (laporan Wali Kota Pekalongan, red.) terdampak rob. Oleh karena, kita siapkan dapur lapangan, di mana TNI dan Polri menyiapkan 1.000 bungkus nasi selama dua kali per hari yang didistribusikan ke masyarakat terdampak," kata Kapolda Irjen Achmad Lutfie di Pekalongan, Kamis.
  
Dia menjelaskan keberadaan dapur umumakan dipertahankan hingga rob surut. "(Keberadaan, red.) dapur umum hingga satu bulan masih kuat. Hanya saja, kita doakan rob (cepat surut, red.) dalam tiga hari, jangan lama-lama," katanya.
  
Ia berpesan kepada warga terdampak rob yang saat ini berada di tengah pandemi covid-19 agar terus menjaga kesehatan.
  
 Masyarakat yang memiliki rezeki lebih banyak, terutama para pengusaha, kata dia, membuat sosial banding secara bersama dengan koordinator Wali Kota Pekalongan. "(Tujuan, red.) ikatan sosial ini untuk menciptakan rasa saling memiliki terhadap problem yaitu adanya rob," katanya. ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra
(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif