Warga bergotong-royong memindahkan padi dari lumbung yang terdampak reruntuhan tanah longsor di kampung Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat, 4 Januari 2019.
Warga bergotong-royong memindahkan padi dari lumbung yang terdampak reruntuhan tanah longsor di kampung Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat, 4 Januari 2019.
Akibat longsor yang terjadi pada Minggu, 31 Desember 2018 lalu, sekitar 25 lumbung padi tertimbun.
Akibat longsor yang terjadi pada Minggu, 31 Desember 2018 lalu, sekitar 25 lumbung padi tertimbun.
Bagi warga kesepuhan, padi menjadi satu-satunya hasil pertanian yang tidak boleh diperjualbelikan dan juga sebagai simbol kehidupan.
Bagi warga kesepuhan, padi menjadi satu-satunya hasil pertanian yang tidak boleh diperjualbelikan dan juga sebagai simbol kehidupan.
Sementara itu, petugas gabungan terus melakukan pencarian 15 orang korban tanah longsor di Cisolok yang belum ditemukan. Hingga Jumat pagi, bencana itu tercatat mengakibatkan 18 orang meninggal dunia, tiga orang luka berat, sementara 64 orang yang terdampak bencana sudah ditemukan dalam keadaan selamat.
Sementara itu, petugas gabungan terus melakukan pencarian 15 orang korban tanah longsor di Cisolok yang belum ditemukan. Hingga Jumat pagi, bencana itu tercatat mengakibatkan 18 orang meninggal dunia, tiga orang luka berat, sementara 64 orang yang terdampak bencana sudah ditemukan dalam keadaan selamat.

Warga Korban Longsor Cisolok Selamatkan Padi Mereka

News Longsor Sukabumi
04 Januari 2019 16:18
Sukabumi: Warga di Kampung Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Sukabumi, Jawa Barat, menyelamatkan padi dari lumbung yang terdampak reruntuhan tanah longsor. Antara Foto/M Agung Rajasa/Nurul Ramadhan
(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif