Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut, Satria Budi mengatakan, intensitas hujan tinggi yang telah terjadi sejak siang menyebabkan Sungai Ciloa meluap hingga melanda dan beberapa desa di dua kecamatan yakni Sukawening dan Karang Tengah.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut, Satria Budi mengatakan, intensitas hujan tinggi yang telah terjadi sejak siang menyebabkan Sungai Ciloa meluap hingga melanda dan beberapa desa di dua kecamatan yakni Sukawening dan Karang Tengah.
Tidak ada korjan jiwa dalam kejadian tersebut, namun sedikitnya 100 orang mengungsi sudah kembali ke rumahnya.
Tidak ada korjan jiwa dalam kejadian tersebut, namun sedikitnya 100 orang mengungsi sudah kembali ke rumahnya.
Hujan deras yang terjadi sejak kemarin siang terdampak bagi ratusan rumah termasuk ratusan hektar lebih lahan pertanian warga tersapu banjir bandang.
Hujan deras yang terjadi sejak kemarin siang terdampak bagi ratusan rumah termasuk ratusan hektar lebih lahan pertanian warga tersapu banjir bandang.
Saat ini warga dibantu petugas gabungan berupaya membersihkan material lumpur yang masuk.
Saat ini warga dibantu petugas gabungan berupaya membersihkan material lumpur yang masuk.

Petugas Mulai Bersihkan Lumpur Pascabanjir Bandang Garut

News banjir bandang banjir bandang garut
28 November 2021 14:04
Garut: Sejumlah desa di dua kecamatan yakni Karang Tengah dan Sukawening, Kabupaten Garut, terendam banjir bandang akibat luapan sungai Ciloa, pada Sabtu, 27 November 2021. Tidak ada korjan jiwa dalam kejadian tersebut, namun sedikitnya 100 orang mengungsi sudah kembali ke rumahnya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut, Satria Budi mengatakan, intensitas hujan tinggi yang telah terjadi sejak siang menyebabkan Sungai Ciloa meluap hingga melanda dan beberapa desa di dua kecamatan yakni Sukawening dan Karang Tengah. Namun, dalam musibah tersebut tak ada korban jiwa tapi warga terdampak sudah diungsikan di kantor kecamatan.

"Hujan deras yang terjadi menyebabkan banjir bandang luapan Sungai Ciloa telah melanda Kecamatan Sukawenining dan Karang Tengah hingga 29 Kepala Keluarga atau 100 jiwa yang ada di tiga desa di Kecamatan Karang tengah telah dievakuasi ke daerah yang lebih aman. Akan tetapi, sekarang mereka sudah kembali ke rumahnya untuk membersihkan lumpur," katanya, Minggu, 28 November 2021.

Ia mengatakan, hujan deras yang terjadi sejak kemarin siang terdampak bagi ratusan rumah termasuk ratusan hektar lebih lahan pertanian warga tersapu banjir bandang dan banjir juga menyapu beberapa kampung yang berada di dua kecamatan yakni Sukawening dan Karang Tengah. Namun, yang paling parah terdampak banjir di Kampung Jumre Desa Caringin dan merusak kandang sapi termasuk peliharaan terbawa arus.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Garut Daris Hilman mengatakan, banjir bandang menerjang sejumlah wilayah di Kecamatan Sukawening dan Karang Tengah telah menyebabkan tujuh rumah terendam, 17 rusak ringan, empat rusak berat. Namun, saat ini warga dibantu petugas gabungan berupaya membersihkan material lumpur yang masuk. MI/Kristiadi

(KHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif