Pemkab Lamongan, Jatim, mengelar Festival Kuliner Lamongan dengan memberikan gratis 1.000 porsi kuliner dan jajanan khas Lamongan.
Pemkab Lamongan, Jatim, mengelar Festival Kuliner Lamongan dengan memberikan gratis 1.000 porsi kuliner dan jajanan khas Lamongan.
Festival kuliner dan jajanan khas tradisional Lamongan itu digelar sepanjang jalan antara Pendopo Lokatantra dan Alun-alun Lamongan, Rabu, 28 September 2022.
Festival kuliner dan jajanan khas tradisional Lamongan itu digelar sepanjang jalan antara Pendopo Lokatantra dan Alun-alun Lamongan, Rabu, 28 September 2022.
Kuliner khas Kabupaten Lamongan yang populer, tersebar hampir di seluruh kota di Indonesia. Di antaranya, Soto Lamongan, pecel lele, nasi boran, tahu campur, dan masih banyak yang lainnya.
Kuliner khas Kabupaten Lamongan yang populer, tersebar hampir di seluruh kota di Indonesia. Di antaranya, Soto Lamongan, pecel lele, nasi boran, tahu campur, dan masih banyak yang lainnya.
Upaya itu untuk tetap menjaga eksistensi makanan khas Lamongan. Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, menyatakan kuliner khas Lamongan menjadi bagian dari budaya yang harus terus diperkenalkan, dipelihara, juga dijaga eksistensinya.
Upaya itu untuk tetap menjaga eksistensi makanan khas Lamongan. Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, menyatakan kuliner khas Lamongan menjadi bagian dari budaya yang harus terus diperkenalkan, dipelihara, juga dijaga eksistensinya.

Kemeriahan Festival Kuliner di Lamongan, 1.000 Porsi Makanan Ludes

29 September 2022 09:07
Lamongan: Pemkab Lamongan, Jatim, mengelar Festival Kuliner Lamongan dengan memberikan gratis 1.000 porsi kuliner dan jajanan khas Lamongan.

Festival kuliner dan jajanan khas tradisional Lamongan itu digelar sepanjang jalan antara Pendopo Lokatantra dan Alun-alun Lamongan, Rabu, 28 September 2022.

Kuliner khas Kabupaten Lamongan yang populer, tersebar hampir di seluruh kota di Indonesia. Di antaranya, Soto Lamongan, pecel lele, nasi boran, tahu campur, dan masih banyak yang lainnya.

Upaya itu untuk tetap menjaga eksistensi makanan khas Lamongan. Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, menyatakan kuliner khas Lamongan menjadi bagian dari budaya yang harus terus diperkenalkan, dipelihara, juga dijaga eksistensinya.

Ditambahkannya, upaya ini merupakan bentuk dari usaha untuk mengangkat potensi lokal yang dimiliki daerah.

Terdapat 20 stand yang berisikan berbagai jajanan dan kuliner khas Lamongan. Antara lain, Soto Lamongan, tahu campur, pecel lele, nasi boran, lontong deprok, dan nasi muduk.

Selain itu juga asem bandeng, seafood, jumbrek, es batil, es dawet siwalan, es legen, wingko, keripik patin, ladu, arum manis/rambut nenek, serta berbagai jajanan khas Lamongan. Seluruh jajanan ini ludes diserbu masyarakat dalam kurun waktu kurang dari 1 jam. Foto : Humas Lamongan/MI/Ahmad Yakub

(KHL)

News Kuliner Jawa Timur

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif