Taliban telah mengganti patung seorang pemimpin Hazara yang dinyatakan sebagai martir nasional oleh pemerintah sebelumnya dengan replika Alquran. Patung asli menggambarkan Abdul Ali Mazari, seorang pemimpin minoritas Syiah yang terbunuh saat menjadi tahanan Taliban selama masa kekuasaan pertama mereka.
Taliban telah mengganti patung seorang pemimpin Hazara yang dinyatakan sebagai martir nasional oleh pemerintah sebelumnya dengan replika Alquran. Patung asli menggambarkan Abdul Ali Mazari, seorang pemimpin minoritas Syiah yang terbunuh saat menjadi tahanan Taliban selama masa kekuasaan pertama mereka.
Warga Bamiyan menyatakan bahwa penggantian patung asli yang menggambarkan Abdul Ali Mazari, seorang pemimpin minoritas Syiah yang terbunuh saat menjadi tahanan Taliban selama masa kekuasaan pertama mereka tersebut dapat memicu kekerasan baru.
Warga Bamiyan menyatakan bahwa penggantian patung asli yang menggambarkan Abdul Ali Mazari, seorang pemimpin minoritas Syiah yang terbunuh saat menjadi tahanan Taliban selama masa kekuasaan pertama mereka tersebut dapat memicu kekerasan baru.
"Kemarin, patung itu dicopot seluruhnya dan diganti dengan replika Alquran," kata Abdul Danishyar, aktivis masyarakat sipil di Bamiyan. "Mereka mencoba menghapus sejarah dari Bamiyan, orang-orang akan bereaksi keras terhadap ini,"

Taliban Ganti Patung Pemimpin Hazara di Bamiyan dengan Alquran

Internasional Taliban afghanistan taliban afghanistan
12 November 2021 13:40
Jakarta: Taliban telah mengganti patung seorang pemimpin Hazara yang dinyatakan sebagai martir nasional oleh pemerintah sebelumnya dengan replika Alquran. Warga Bamiyan menyatakan bahwa penggantian patung tersebut dapat memicu kekerasan.

Patung asli menggambarkan Abdul Ali Mazari, seorang pemimpin minoritas Syiah yang terbunuh saat menjadi tahanan Taliban selama masa kekuasaan pertama mereka.

Patung itu dihancurkan dengan granat berpeluncur roket segera setelah Taliban kembali berkuasa pada Agustus lalu.

Interpretasi ketat Taliban terhadap Islam melarang bentuk manusia digambarkan dalam lukisan dan patung -- dan mencetak foto dalam kasus-kasus ekstrem.

Banyak pebisnis telah menghapus atau menutupi papan reklame dan poster yang menampilkan orang-orang sejak Taliban kembali berkuasa.

"Kemarin, patung itu dicopot seluruhnya dan diganti dengan replika Alquran," kata Abdul Danishyar, aktivis masyarakat sipil di Bamiyan. "Mereka mencoba menghapus sejarah dari Bamiyan, orang-orang akan bereaksi keras terhadap ini,"

Patung Mazari berdiri di alun-alun pusat Bamiyan, tempat Taliban meledakkan dua patung Buddha besar berusia 1.500 tahun pada 2001 -- tepat sebelum invasi AS yang menggulingkannya.

Danishyar menyatakan bahwa alun-alun yang dinamai Mazari, telah diubah namanya menjadi jalan 'militer'.

Mazari, seorang pemimpin milisi yang sangat anti-Taliban, terbunuh pada 1995 setelah ditawan oleh Taliban.

Taliban mengatakan menembaknya setelah Mazari mencoba merebut senjata salah satu pengawalnya saat dipindahkan dengan helikopter.

Dia secara resmi dinobatkan sebagai 'Martir untuk Persatuan Nasional Afghanistan' oleh presiden terguling Ashraf Ghani pada 2016.

Komunitas Hazara yang sebagian besar Syiah, yang membentuk sekitar 10 persen dari hampir 38 juta orang Afghanistan, telah lama dianiaya oleh ekstremis Sunni, seperti kelompok Negara Islam, di negara yang terkoyak oleh perpecahan etnis dan agama. AFP PHOTO/Shah Marai

(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif