Sejarawan amatir Jerman Dieter Stockmann berjalan di sepanjang saluran drainase yang merupakan sisa Rute 46, jalan tol yang ditinggalkan era Nazi, di hutan dekat Wuerzburg, pada 21 Agustus 2019 lalu.
Sejarawan amatir Jerman Dieter Stockmann berjalan di sepanjang saluran drainase yang merupakan sisa Rute 46, jalan tol yang ditinggalkan era Nazi, di hutan dekat Wuerzburg, pada 21 Agustus 2019 lalu.
Dimulai pada 1936, Rute 46 dimaksudkan untuk memamerkan keindahan Jerman - menghubungkan reruntuhan kastil yang terkenal dengan kota bersejarah Wurzburg dan Fulda. Bentangan sepanjan 40 kilometer adalah bagian dari proyek besar yang dirancang selama Republik Weimar untuk menghubungkan Hamburg di Jerman utara dengan Danau Constance di selatan.
Dimulai pada 1936, Rute 46 dimaksudkan untuk memamerkan keindahan Jerman - menghubungkan reruntuhan kastil yang terkenal dengan kota bersejarah Wurzburg dan Fulda. Bentangan sepanjan 40 kilometer adalah bagian dari proyek besar yang dirancang selama Republik Weimar untuk menghubungkan Hamburg di Jerman utara dengan Danau Constance di selatan.
Sekitar 4.500 orang bekerja di proyek tersebut, dengan membersihkan jalan setapak yang melewati pepohonan dan membangun jembatan dan sistem drainase. Tetapi, sebelum aspal pertama dimulai, proyek itu dibatalkan pada 1939 karena tidak dianggap penting secara strategis oleh tentara Jerman. Para pekerja meninggalkan struktur setengah jadi yang secara bertahap diambil alih oleh tumbuh-tumbuhan.
Sekitar 4.500 orang bekerja di proyek tersebut, dengan membersihkan jalan setapak yang melewati pepohonan dan membangun jembatan dan sistem drainase. Tetapi, sebelum aspal pertama dimulai, proyek itu dibatalkan pada 1939 karena tidak dianggap penting secara strategis oleh tentara Jerman. Para pekerja meninggalkan struktur setengah jadi yang secara bertahap diambil alih oleh tumbuh-tumbuhan.
Sisa-sisa Rute 46 telah diketahui tetapi daerah itu dulunya dianggap 'tabu, menurut Dieter Stockmann, yang telah mempelajari proyek ini selama 20 tahun.
Sisa-sisa Rute 46 telah diketahui tetapi daerah itu dulunya dianggap 'tabu, menurut Dieter Stockmann, yang telah mempelajari proyek ini selama 20 tahun.
Tapi hari ini situs itu menarik pengunjung dan pemerintah setempat berseru untuk mengubahnya menjadi objek wisata - sebagai salah satu cara lain untuk melawan propaganda Nazi.
Tapi hari ini situs itu menarik pengunjung dan pemerintah setempat berseru untuk mengubahnya menjadi objek wisata - sebagai salah satu cara lain untuk melawan propaganda Nazi.
Juergen Lippert, wali kota kotamadya Gemuenden am Main, tempat sebagian besar jalan berada, mengatur sekitar selusin tur berpemandu setiap tahun.
Juergen Lippert, wali kota kotamadya Gemuenden am Main, tempat sebagian besar jalan berada, mengatur sekitar selusin tur berpemandu setiap tahun. "Selama tur, kami membongkar kebohongan yang sekarang masih dianggap benar. Misalnya, jalan raya tidak ditemukan oleh Hitler," kata pria 53 tahun itu.

Jalan Tol Era Nazi Muncul Kembali di Hutan Jerman

Internasional jerman
14 November 2019 12:19
Wuerzburg: Di tengah hutan Bavarian yang lebat, sejarawan amatir Dieter Stockmann menunjuk ke bentuk jalan tol hantu yang ditinggalkan dari era Nazi. Bangunan tersebut berada di hutan dekat Wuerzburg, Jerman. AFP Photo/Thomas Kienzle
(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif