Pasangan Nidal al-Saiqli (kanan) dan Islam (kiri) berpose bersama putri mereka Dalal dan anak kembar tiga mereka yang baru lahir, di rumah mereka di kota selatan Gaza, Khan Yunis, Jumat, 2 Februari 2018.
Pasangan Nidal al-Saiqli (kanan) dan Islam (kiri) berpose bersama putri mereka Dalal dan anak kembar tiga mereka yang baru lahir, di rumah mereka di kota selatan Gaza, Khan Yunis, Jumat, 2 Februari 2018.
Nidal dan Islam memutuskan untuk menamai ketiga anak kembar mereka dengan Jerusalem, Capital, dan Palestine. Hal itu untuk memprotes keputusan Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.
Nidal dan Islam memutuskan untuk menamai ketiga anak kembar mereka dengan Jerusalem, Capital, dan Palestine. Hal itu untuk memprotes keputusan Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.
Bayi kembar tiga tersebut lahir pada bulan Desember 2017, dua minggu setelah keputusan Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.
Bayi kembar tiga tersebut lahir pada bulan Desember 2017, dua minggu setelah keputusan Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.
"Alhamdulillah, saya melahirkan bayi kembar tiga. Jadi kami bisa menamai mereka sebagai protes atas keputusan Trump," kata Islam, 25. "Keputusan Trump tidak ada nilainya. Yerusalem adalah ibu kota abadi kita," ujar suaminya Nidal, 30.

Protes Trump, Bayi Kembar 3 Ini Diberi Nama Jerusalem, Capital, Palestine

03 Februari 2018 13:42
Khan Yunis: Warga Palestina telah bereaksi terhadap pengakuan Donald Trump atas Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel dengan demonstrasi turun ke jalanan. Namun pasangan ini memiliki cara tersendiri untuk melancarkan protesnya. AFP PHOTO / Said Khatib

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(WWD)

Internasional palestina israel