Setelah meluncurkan vaksin virus Korona Oxford-AstraZeneca, Inggris akan segera menerapkan kebijakan lockdown lagi. AFP Photo/Tolga Akmen
Setelah meluncurkan vaksin virus Korona Oxford-AstraZeneca, Inggris akan segera menerapkan kebijakan lockdown lagi. AFP Photo/Tolga Akmen
Berdasarkan keputusan yang diumumkan tersebut, seluruh wilayah Inggris akan ditutup atau lockdown mulai Rabu, 6 Januari 2021. AFP Photo/Tolga Akmen
Berdasarkan keputusan yang diumumkan tersebut, seluruh wilayah Inggris akan ditutup atau lockdown mulai Rabu, 6 Januari 2021. AFP Photo/Tolga Akmen
Selain Inggris, Lebanon juga mengumumkan kebijakan lockdown penuh selama tiga minggu, termasuk jam malam, untuk mencegah peningkatan kasus Covid-19 di negara tersebut. AFP Photo/Joseph Eid
Selain Inggris, Lebanon juga mengumumkan kebijakan lockdown penuh selama tiga minggu, termasuk jam malam, untuk mencegah peningkatan kasus Covid-19 di negara tersebut. AFP Photo/Joseph Eid
Hal ini dilakukan karena rumah sakit di negara tersebut sudah menghadapi krisis keuangan. Menteri Kesehatan yang tengah menjabat saat ini, Hamad Hasan mengatakan lockdown akan dimulai pada Kamis, 7 Januari hingga 1 Februari 2021. AFP Photo/Joseph Eid
Hal ini dilakukan karena rumah sakit di negara tersebut sudah menghadapi krisis keuangan. Menteri Kesehatan yang tengah menjabat saat ini, Hamad Hasan mengatakan lockdown akan dimulai pada Kamis, 7 Januari hingga 1 Februari 2021. AFP Photo/Joseph Eid
Ibu Kota China, Beijing, juga tengah mengalami kondisi darurat akibat Covid-19. Hal ini memaksa sebagian wilayah di sana untuk menerapkan lockdown. AFP Photo/Greg Baker
Ibu Kota China, Beijing, juga tengah mengalami kondisi darurat akibat Covid-19. Hal ini memaksa sebagian wilayah di sana untuk menerapkan lockdown. AFP Photo/Greg Baker
Pada Selasa, 29 Desember 2020, lalu, pemerintah setempat mengumumkan akan menutup 10 area di Beijing. Sejak 18 Desember lalu, di wilayah tersebut juga telah ditemukan kasus baru yang terdiri dari 16 kasus infeksi dan tiga kasus asimtomatik. AFP Photo/Greg Baker
Pada Selasa, 29 Desember 2020, lalu, pemerintah setempat mengumumkan akan menutup 10 area di Beijing. Sejak 18 Desember lalu, di wilayah tersebut juga telah ditemukan kasus baru yang terdiri dari 16 kasus infeksi dan tiga kasus asimtomatik. AFP Photo/Greg Baker
Pemerintah Thailand juga memutuskan untuk memberlakukan kebijakan lockdown Kota Bangkok, akibat adanya lonjakan kasus virus Korona. Sekolah-sekolah yang ada di wilayah tersebut juga ditutup sementara selama dua pekan. AFP Photo/Lillian Suwanrumpha
Pemerintah Thailand juga memutuskan untuk memberlakukan kebijakan lockdown Kota Bangkok, akibat adanya lonjakan kasus virus Korona. Sekolah-sekolah yang ada di wilayah tersebut juga ditutup sementara selama dua pekan. AFP Photo/Lillian Suwanrumpha
Kebijakan lockdown nasional dan pembatasan jam malam di wilayah ini rencananya akan mulai diberlakukan pada 4 Januari hingga 1 Februari 2021. AFP Photo/Jack Taylor
Kebijakan lockdown nasional dan pembatasan jam malam di wilayah ini rencananya akan mulai diberlakukan pada 4 Januari hingga 1 Februari 2021. AFP Photo/Jack Taylor
Pemerintah Jerman juga memutuskan untuk melakukan lockdown lagi mulai Desember 2020 hingga Januari 2021. Hal ini dilakukan dengan pertimbangan adanya lonjakan kasus yang terjadi akhir-akhir ini. AFP Photo/Odd Andersen
Pemerintah Jerman juga memutuskan untuk melakukan lockdown lagi mulai Desember 2020 hingga Januari 2021. Hal ini dilakukan dengan pertimbangan adanya lonjakan kasus yang terjadi akhir-akhir ini. AFP Photo/Odd Andersen
Selama lockdown, hanya toko-toko tertentu seperti supermarket dan apotek yang diperbolehkan beroperasi, sementara bank masih diizinkan buka hingga 16 Desember. Untuk salon rambut dan kecantikan, studio tato, hingga sekolah diwajibkan tutup. AFP Photo/Odd Andersen
Selama lockdown, hanya toko-toko tertentu seperti supermarket dan apotek yang diperbolehkan beroperasi, sementara bank masih diizinkan buka hingga 16 Desember. Untuk salon rambut dan kecantikan, studio tato, hingga sekolah diwajibkan tutup. AFP Photo/Odd Andersen

Kasus Korona Melonjak, Sejumlah Negara Kembali Lockdown

Internasional Virus Korona virus corona covid-19
05 Januari 2021 22:17
Jakarta: Melonjaknya kasus infeksi ditambah munculnya varian baru virus korona membuat beberapa negara kembali memberlakukan kebijakan lockdown. 

Negara pertama Inggris. Setelah meluncurkan vaksin virus Corona Oxford-AstraZeneca, Inggris akan segera menerapkan kebijakan lockdown lagi. Keputusan ini diumumkan oleh Perdana Menteri Boris Johnson pada Senin, 4 Januari 2021, waktu setempat.

Berdasarkan keputusan yang diumumkan tersebut, seluruh wilayah Inggris akan ditutup atau lockdown mulai Rabu, 6 Januari 2021. Temuan strain baru Korona menyebabkan Covid-19 lebih cepat menyebar ke seluruh Inggris.

Selain Inggris, Lebanon juga mengumumkan kebijakan lockdown penuh selama tiga minggu, termasuk jam malam, untuk mencegah peningkatan kasus Covid-19 di negara tersebut. Hal ini dilakukan karena rumah sakit di negara tersebut sudah menghadapi krisis keuangan. Menteri Kesehatan yang tengah menjabat saat ini, Hamad Hasan mengatakan lockdown akan dimulai pada Kamis, 7 Januari hingga 1 Februari 2021. 

Lebanon mengumumkan lockdown selama tiga minggu, untuk membendung peningkatan infeksi COVID-19 yang mengancam rumah sakit di negara yang sudah menghadapi krisis keuangan. Lockdown ini juga mencankup jam malam dari pukul 6 sore sampai 5 pagi. 

Ibu Kota China, Beijing, juga tengah mengalami kondisi darurat akibat Covid-19. Hal ini memaksa sebagian wilayah di sana untuk menerapkan lockdown. 

Pada Selasa, 29 Desember 2020, lalu, pemerintah setempat mengumumkan akan menutup 10 area di Beijing. Sejak 18 Desember lalu, di wilayah tersebut juga telah ditemukan kasus baru yang terdiri dari 16 kasus infeksi dan tiga kasus asimtomatik. Dengan berlakunya kebijakan lockdown ini, semua pertemuan skala besar seperti pameran kuil dan acara olahraga dibatalkan. Jumlah penumpang transportasi umum juga dibatasi. 

Pemerintah Thailand juga memutuskan untuk memberlakukan kebijakan lockdown Kota Bangkok, akibat adanya lonjakan kasus virus Korona. Sekolah-sekolah yang ada di wilayah tersebut juga ditutup sementara selama dua pekan. 

Kebijakan lockdown nasional dan pembatasan jam malam di wilayah ini rencananya akan mulai diberlakukan pada 4 Januari hingga 1 Februari 2021.

Pemerintah Jerman juga memutuskan untuk melakukan lockdown lagi mulai Desember 2020 hingga Januari 2021. Hal ini dilakukan dengan pertimbangan adanya lonjakan kasus yang terjadi akhir-akhir ini. 

Selama lockdown, hanya toko-toko tertentu seperti supermarket dan apotek yang diperbolehkan beroperasi, sementara bank masih diizinkan buka hingga 16 Desember. Untuk salon rambut dan kecantikan, studio tato, hingga sekolah diwajibkan tutup. AFP Photo


(KHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif