Ekspedisi terbaru yang dilakukan arkeolog Lim Chen Sian pada Desember 2017 lalu bersama Dewan Taman Nasional ke Pulau Ubin, sebuah pulau perdesaan di wilayah Singapura bagian timur, menemukan penggandaan senjata kolonial dari 1930-an.
Ekspedisi terbaru yang dilakukan arkeolog Lim Chen Sian pada Desember 2017 lalu bersama Dewan Taman Nasional ke Pulau Ubin, sebuah pulau perdesaan di wilayah Singapura bagian timur, menemukan penggandaan senjata kolonial dari 1930-an.
Tim menemukan sebuah menara penembakan senjata era kolonial yang dibangun oleh Inggris sekitar 1930-an di Pulau Ubin.
Tim menemukan sebuah menara penembakan senjata era kolonial yang dibangun oleh Inggris sekitar 1930-an di Pulau Ubin.
Arkeolog Lim Chen Sian memberikan keterangan kepada wartawan di sebuah menara zaman kolonial yang dibangun Inggris pada 1930-an di Pulau Ubin. Singapura menghadapi perlombaan melawan waktu untuk menyelamatkan sejarah masa lalu mereka.
Arkeolog Lim Chen Sian memberikan keterangan kepada wartawan di sebuah menara zaman kolonial yang dibangun Inggris pada 1930-an di Pulau Ubin. Singapura menghadapi perlombaan melawan waktu untuk menyelamatkan sejarah masa lalu mereka.
Menurut Lim, arkeologi ialah jalan bagi kota untuk menemukan kenangan yang hilang.
Menurut Lim, arkeologi ialah jalan bagi kota untuk menemukan kenangan yang hilang. "Apa yang terjadi dengan Singapura pramodern? Itu satu hal yang hanya bisa dijawab arkeologi," dia menegaskan.

Sejarah Singapura Terkubur Pembangunan

Internasional singapura
07 Februari 2018 15:51
Singapura: Singapura menghadapi perlombaan melawan waktu untuk menyelamatkan masa lalu. Arkeolog utama mereka memperingatkan pembangunan tanpa henti mungkin harus dibayar mahal dengan hilangnya jejak sejarah negara kota itu. Pekerjaan konstruksi amat masif dikerjakan dalam beberapa tahun terakhir karena pusat keuangan berkembang dengan cepat. Arkeolog Lim Chen Sian pun khawatir peninggalan yang bisa membuka rahasia Singapura di zaman prakolonial akan hilang selamanya dalam hiruk pikuk gedung. AFP PHOTO / Yusof Ishak Institute
(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif