Sebuah serangan udara telah menghancurkan sebuah penjara di kubu pemberontak Houthi di Saada di Yaman utara, Jumat, 21 Januari 2022. Serangan tersebut mengakibatkan lebih dari 100 orang meninggal atau terluka.
Sebuah serangan udara telah menghancurkan sebuah penjara di kubu pemberontak Houthi di Saada di Yaman utara, Jumat, 21 Januari 2022. Serangan tersebut mengakibatkan lebih dari 100 orang meninggal atau terluka.
"Ada lebih dari 100 orang tewas dan terluka... jumlahnya terus meningkat," kata Basheer Omar, juru bicara Komite Palang Merah Internasional di Yaman.
Adegan mengerikan terungkap saat petugas penyelamat menarik jenazah dari bangunan penjara yang hancur dan menumpuk jenazah yang hancur di dekatnya.
Adegan mengerikan terungkap saat petugas penyelamat menarik jenazah dari bangunan penjara yang hancur dan menumpuk jenazah yang hancur di dekatnya.
Lebih jauh ke selatan di Hodeida, video pemberontak menunjukkan jenazah di puing-puing dan korban selamat setelah serangan udara dari koalisi pro-pemerintah pimpinan Arab Saudi menghancurkan pusat telekomunikasi.
Lebih jauh ke selatan di Hodeida, video pemberontak menunjukkan jenazah di puing-puing dan korban selamat setelah serangan udara dari koalisi pro-pemerintah pimpinan Arab Saudi menghancurkan pusat telekomunikasi. "Yaman mengalami pemadaman internet nasional," kata monitor web.
Koalisi mengklaim serangan di Hodeida, tetapi tidak mengatakan telah melakukan serangan apa pun di Saada.
Koalisi mengklaim serangan di Hodeida, tetapi tidak mengatakan telah melakukan serangan apa pun di Saada.

Serangan Udara Hantam Penjara Yaman, Lebih dari 100 Korban Meninggal atau Terluka

Internasional Yaman
21 Januari 2022 21:01
Jakarta: Sebuah serangan udara telah menghancurkan sebuah penjara di kubu pemberontak Houthi di Saada di Yaman utara, Jumat, 21 Januari 2022. Serangan tersebut mengakibatkan lebih dari 100 orang meninggal atau terluka.

"Ada lebih dari 100 orang tewas dan terluka... jumlahnya terus meningkat," kata Basheer Omar, juru bicara Komite Palang Merah Internasional di Yaman.

Adegan mengerikan terungkap saat petugas penyelamat menarik jenazah dari bangunan penjara yang hancur dan menumpuk jenazah yang hancur di dekatnya.

Lebih jauh ke selatan di Hodeida, video pemberontak menunjukkan jenazah di puing-puing dan korban selamat setelah serangan udara dari koalisi pro-pemerintah pimpinan Arab Saudi menghancurkan pusat telekomunikasi. "Yaman mengalami pemadaman internet nasional," kata monitor web.

"Rumah sakit Saada telah menerima sekitar 200 orang yang terluka dalam serangan tersebut dan mereka sangat kewalahan sehingga tidak dapat menerima pasien lagi," kata Doctors Without Borders, yang dikenal dengan singkatan bahasa Prancis MSF.

"Masih banyak jenazah di lokasi serangan udara, banyak orang hilang," kata Ahmed Mahat, kepala misi MSF di Yaman. "Tidak mungkin untuk mengetahui berapa banyak orang yang terbunuh. Tampaknya itu adalah tindakan kekerasan yang mengerikan."

Serangan itu terjadi lima hari setelah Huthi mengklaim serangan drone-dan-rudal di Uni Emirat Arab yang menewaskan tiga orang dan memicu peringatan pembalasan.

Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa akan bertemu pada pukul 15:00 GMT pada hari Jumat dalam sesi darurat tentang serangan Huthi terhadap UEA, atas permintaan negara Teluk, yang telah menduduki salah satu kursi tidak tetap di dewan sejak 1 Januari.

Koalisi mengklaim serangan di Hodeida, tetapi tidak mengatakan telah melakukan serangan apa pun di Saada.

Kantor berita negara Arab Saudi mengatakan koalisi melakukan serangan udara presisi... untuk menghancurkan kemampuan milisi Huthi di Hodeida. AFP PHOTO/Ansarullah media center

(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif