Warga rela tidur di jalanan saat mengantre untuk mengisi ulang tabung oksigen di Callao, Peru, akhir pekan lalu. Merebaknya wabah covid-19 di Peru berdampak kurangnya ketersediaan oksigen.
Warga rela tidur di jalanan saat mengantre untuk mengisi ulang tabung oksigen di Callao, Peru, akhir pekan lalu. Merebaknya wabah covid-19 di Peru berdampak kurangnya ketersediaan oksigen.
Ratusan warga Peru kini rela tidur di jalanan hingga berhari-hari untuk mengantre oksigen untuk keluarga mereka yang terkena covid-19 dan tengah berjuang untuk bernafas di rumah.
Ratusan warga Peru kini rela tidur di jalanan hingga berhari-hari untuk mengantre oksigen untuk keluarga mereka yang terkena covid-19 dan tengah berjuang untuk bernafas di rumah.
Ratusan tabung oksigen seukuran manusia berjejer di jalan di luar pabrik oksigen kecil Criogas di kota pelabuhan El Callao, dekat ibu kota Lima, masing-masing bertuliskan nama orang yang membawanya.
Ratusan tabung oksigen seukuran manusia berjejer di jalan di luar pabrik oksigen kecil Criogas di kota pelabuhan El Callao, dekat ibu kota Lima, masing-masing bertuliskan nama orang yang membawanya.
Suasana hati di antara warga yang menunggu tampak suram karena mereka khawatir tentang kondisi anggota keluarga yang sakit. Senyuman cerah tergambar di wajah ketika nama mereka akhirnya dipanggil dan sebuah tabung terisi, membawa harapan bagi satu pasien pada satu waktu.
Suasana hati di antara warga yang menunggu tampak suram karena mereka khawatir tentang kondisi anggota keluarga yang sakit. Senyuman cerah tergambar di wajah ketika nama mereka akhirnya dipanggil dan sebuah tabung terisi, membawa harapan bagi satu pasien pada satu waktu.
Pabrik itu dapat mengisi 10 tabung setiap 45 menit, sampai jam tutup pukul 17.00. Criogas juga masih memakai harga lama meskipun pabrik yang lain telah menaikkan harga hingga 300%. Menteri Kesehatan Pilar Mazzetti mengecam kenaikan harga tersebut dan menyebutnya sebagai tindakan kriminal.
Pabrik itu dapat mengisi 10 tabung setiap 45 menit, sampai jam tutup pukul 17.00. Criogas juga masih memakai harga lama meskipun pabrik yang lain telah menaikkan harga hingga 300%. Menteri Kesehatan Pilar Mazzetti mengecam kenaikan harga tersebut dan menyebutnya sebagai tindakan kriminal.

Potret Warga Peru Berburu Oksigen demi Pasien Covid-19

Internasional Virus Korona peru covid-19
03 Februari 2021 09:43
Lima: Ratusan warga Peru kini rela tidur di jalanan hingga berhari-hari untuk mengantre oksigen untuk keluarga mereka yang terkena covid-19 dan tengah berjuang untuk bernafas di
rumah. 

Di malam yang dingin, mereka berlindung di tenda-tenda kecil, di bawah selimut, atau lembaran karton, di luar pabrik oksigen kecil Criogas di kota pelabuhan El Callao, dekat ibu kota Lima.

Ratusan tabung oksigen seukuran manusia berjejer di jalan di luar pabrik, masing-masing bertuliskan nama orang yang membawanya. 

“Saya antre dari kemarin. Saya sudah di sini sejak jam 05.00. Tapi, tetap saja terlambat karena sudah lebih dulu ada orang yang mengantre sejak tiga hari sebelumnya,” kata Yamil Antonio Suca.
 
Mahasiswa berusia 25 tahun itu berharap tidak harus menghabiskan malam kedua dengan tidur di jalanan, tetapi dia tidak yakin. Pulang dengan tangan  kosong bukanlah pilihan. “Ayah saya mengidap covid-19, usianya 50 tahun, dia butuh oksigen,” katanya.

Saat fajar menyingsing, pedagang asongan datang menawarkan sarapan roti sederhana dengan kopi.

Miguel Angel, 22, yang datang dengan sepupunya untuk bergiliran mengantre, mengatakan dia berada di urutan nomor 124. “Kami memiliki anggota keluarga, usianya 89 tahun, dengan kondisi yang buruk. Kami melakukan apa yang kami bisa untuknya,” katanya.

Di sekitar pabrik, polisi ikut mengawasi dan mencegah agar tidak ada yang menerobos antrean. Mereka juga menggagalkan pedagang yang ingin memanfaatkan harga khusus yang disediakan untuk pelanggan perorangan.

Suasana hati di antara warga yang menunggu tampak suram karena mereka khawatir tentang kondisi anggota keluarga yang sakit. 

Senyuman cerah tergambar di wajah ketika nama mereka akhirnya dipanggil dan sebuah tabung terisi, membawa harapan bagi satu pasien pada satu waktu.

“Ibuku rapuh, dia berusia 69 tahun,” kata Yulitza Torres, 46. “Jika kami tidak membawa oksigen, dia akan meninggal,” imbuhnya.

Pabrik itu dapat mengisi 10 tabung setiap 45 menit, sampai jam tutup pukul 17.00. Criogas juga masih memakai harga lama meskipun pabrik yang lain telah menaikkan harga hingga 300%. Menteri Kesehatan Pilar Mazzetti mengecam kenaikan harga tersebut dan menyebutnya sebagai tindakan kriminal. AFP PHOTO/Ernesto Benavides/Oscar Rosario

(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif