Bea Cukai Hong Kong menyita sekitar 110 kg kristal metamfetamin atau sabu, senilai hampir USD 10 juta.
Bea Cukai Hong Kong menyita sekitar 110 kg kristal metamfetamin atau sabu, senilai hampir USD 10 juta.
Kasus ini merupakan kasus perdagangan metamfetamin terbesar sejak 2010.
Kasus ini merupakan kasus perdagangan metamfetamin terbesar sejak 2010.
Kristal metamfetamin atau sabu tersebut disita pada 5 Desember lalu dalam tiga karton dan dikemas dalam 120 bungkus plastik kecil.
Kristal metamfetamin atau sabu tersebut disita pada 5 Desember lalu dalam tiga karton dan dikemas dalam 120 bungkus plastik kecil.
Petugas Bea Cukai Hong Kong mengungkapkan narkoba tersebut ditemukan berasal dari Meksiko dan penerima pesanan pengiriman adalah perusahaan produk bayi internasional. Hanya ada nama dan alamat perusahaan tetapi tidak ada informasi kontak pada catatan pengiriman.
Petugas Bea Cukai Hong Kong mengungkapkan narkoba tersebut ditemukan berasal dari Meksiko dan penerima pesanan pengiriman adalah perusahaan produk bayi internasional. Hanya ada nama dan alamat perusahaan tetapi tidak ada informasi kontak pada catatan pengiriman.
Namun perusahaan tersebut menolak untuk mengambil paket dan mengaku tidak mengetahui hal ini. Petugas masih menginvestigasi kasus tersebut.
Namun perusahaan tersebut menolak untuk mengambil paket dan mengaku tidak mengetahui hal ini. Petugas masih menginvestigasi kasus tersebut.

Bea Cukai Hong Kong Sita 110 Kg Sabu Senilai USD 10 Juta

17 Desember 2019 14:02
Hong Kong: Bea Cukai Hong Kong menyita sekitar 110 kg kristal metamfetamin atau sabu dalam penggeledahan narkoba di bandara Internasional Hong Kong, Selasa, 17 Desember 2019. Narkoba yang diperkirakan senilai hampir USD 10 juta (sekitar Rp140 miliar) tersebut merupakan kasus perdagangan metamfetamin terbesar sejak 2010. AFP Photo/Anthony Wallace

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(KHL)

Internasional hong kong kasus narkoba