Staf rumah sakit memindahkan dokter Jepang Tetsu Nakamura untuk menjalani perawatan setelah terluka dalam serangan di Jalalabad, Afghanistan pada Rabu, 4 Desember 2019. Tetsu Nakamura akhirnya tewas akibat luka-luka yang dideritanya. Dia mengalami luka tembak di sisi kanan dadanya.
Staf rumah sakit memindahkan dokter Jepang Tetsu Nakamura untuk menjalani perawatan setelah terluka dalam serangan di Jalalabad, Afghanistan pada Rabu, 4 Desember 2019. Tetsu Nakamura akhirnya tewas akibat luka-luka yang dideritanya. Dia mengalami luka tembak di sisi kanan dadanya.
Tetsu Nakamura, 73, yang mengepalai Layanan Medis Perdamaian Jepang - yang dikenal sebagai Peshawar Kai dalam bahasa Jepang - ditembak oleh orang-orang bersenjata ketika berada dalam sebuah kendaraan di Jalalabad, Provinsi Nangarhar. Tetsu telah tinggal dan bekerja di Afghanistan dan Pakistan sejak 1984 ketika ia pergi untuk merawat pasien kusta di antara para pengungsi Afghanistan.
Tetsu Nakamura, 73, yang mengepalai Layanan Medis Perdamaian Jepang - yang dikenal sebagai Peshawar Kai dalam bahasa Jepang - ditembak oleh orang-orang bersenjata ketika berada dalam sebuah kendaraan di Jalalabad, Provinsi Nangarhar. Tetsu telah tinggal dan bekerja di Afghanistan dan Pakistan sejak 1984 ketika ia pergi untuk merawat pasien kusta di antara para pengungsi Afghanistan.
Selain Tetsu, lima warga Afghanistan juga tewas dalam serangan bersenjata tersebut. Kelima warga yang terbunuh itu adalah tiga penjaga keamanan Nakamura, seorang pengemudi dan seorang kolega lainnya.
Selain Tetsu, lima warga Afghanistan juga tewas dalam serangan bersenjata tersebut. Kelima warga yang terbunuh itu adalah tiga penjaga keamanan Nakamura, seorang pengemudi dan seorang kolega lainnya.
Tetsu Nakamura, 73, yang mengepalai Layanan Medis Perdamaian Jepang - yang dikenal sebagai Peshawar Kai dalam bahasa Jepang - ditembak oleh orang-orang bersenjata ketika berada dalam sebuah kendaraan di Jalalabad, Provinsi Nangarhar. Tetsu telah tinggal dan bekerja di Afghanistan dan Pakistan sejak 1984 ketika ia pergi untuk merawat pasien kusta di antara para pengungsi Afghanistan.
Tetsu Nakamura, 73, yang mengepalai Layanan Medis Perdamaian Jepang - yang dikenal sebagai Peshawar Kai dalam bahasa Jepang - ditembak oleh orang-orang bersenjata ketika berada dalam sebuah kendaraan di Jalalabad, Provinsi Nangarhar. Tetsu telah tinggal dan bekerja di Afghanistan dan Pakistan sejak 1984 ketika ia pergi untuk merawat pasien kusta di antara para pengungsi Afghanistan.
Warga Jalalabad, Auzubillah, mengatakan bahwa ia mendengar tembakan sekitar pukul 08:00 waktu setempat.
Warga Jalalabad, Auzubillah, mengatakan bahwa ia mendengar tembakan sekitar pukul 08:00 waktu setempat. "Saya melihat ada orang-orang bersenjata menyerang dokter Jepang dan penjaga keamanannya," katanya. "Lalu orang-orang bersenjata itu meninggalkan daerah itu melalui jalan kecil."

Dokter Jepang dan 5 Warga Afghanistan Tewas dalam Serangan di Jalalabad

Internasional konflik afghanistan
04 Desember 2019 16:00
Jalalabad: Seorang dokter Jepang yang menghabiskan beberapa dekade bekerja di Afghanistan terbunuh bersama lima warga Afghanistan dalam serangan di Jalalabad, Provinsi Nangarhar, Rabu, 4 Desember 2019. AFP Photo
(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif