Wartawan Filipina Maria Ressa kembali ditangkap hanya beberapa setelah dibebaskan dengan jaminan, saat setiba di bandara internasional Manila, Jumat, 29 Maret 2019. Dia mengatakan akan mencari pembebasan penahanan dengan jaminan.
Wartawan Filipina Maria Ressa kembali ditangkap hanya beberapa setelah dibebaskan dengan jaminan, saat setiba di bandara internasional Manila, Jumat, 29 Maret 2019. Dia mengatakan akan mencari pembebasan penahanan dengan jaminan. "Saya akan mencari surat jaminan, karena saat ini saya sedang menjalani masa jaminan," kata Ressa sambil diarahkan menjauh oleh tiga orang polisi.
Kali ini, Maria Ressa ditangkap atas tuduhan melanggar peraturan yang melarang kepemilikan media oleh orang asing. Undang-undang di Filipina melarang kepemilikan media massa oleh pihak asing.
Kali ini, Maria Ressa ditangkap atas tuduhan melanggar peraturan yang melarang kepemilikan media oleh orang asing. Undang-undang di Filipina melarang kepemilikan media massa oleh pihak asing. "Saya diperlakukan seperti penjahat, padahal yang saya lakukan hanyalah menjadi wartawan yang merdeka," kata Maria Ressa.
Ressa sedang menjalani masa bebas dengan jaminan untuk kasus fitnah lain bulan lalu dan sempat menginap satu malam di tahanan sebelum dibebaskan dengan jaminan.
Ressa sedang menjalani masa bebas dengan jaminan untuk kasus fitnah lain bulan lalu dan sempat menginap satu malam di tahanan sebelum dibebaskan dengan jaminan.

Wartawan Pengritik Duterte Kembali Ditangkap

Internasional filipina
29 Maret 2019 14:31
Manila: Maria Ressa, pemimpin redaksi media daring yang dikenal dengan laporan-laporan kritis tentang Presiden Filipina Rodrigo Duterte, kembali ditangkap di bandar udara Manila pada Jumat, 29 Maret 2019. AFP Photo/Maria Tan
(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif