Dua anggota parlemen Jepang penyandang disabilitas kelumpuhan serius, Yasuhiko Funago (kanan) dan Eiko Kimura memasuki aula pleno Dewan Tinggi untuk menghadiri sesi luar biasa pemilihan pemimpin baru di Majelis Tinggi Jepang, Kamis, 1 Agustus 2019.
Dua anggota parlemen Jepang penyandang disabilitas kelumpuhan serius, Yasuhiko Funago (kanan) dan Eiko Kimura memasuki aula pleno Dewan Tinggi untuk menghadiri sesi luar biasa pemilihan pemimpin baru di Majelis Tinggi Jepang, Kamis, 1 Agustus 2019.
Yasuhiko Funago dan Eiko Kimura memenangkan kursi parlemen pada bulan lalu dalam pemilihan majelis tinggi, harus menggunakan kursi roda sandaran khusus yang telah dimodifikasi saat menghadiri sesi sidang pertama parleman.
Yasuhiko Funago dan Eiko Kimura memenangkan kursi parlemen pada bulan lalu dalam pemilihan majelis tinggi, harus menggunakan kursi roda sandaran khusus yang telah dimodifikasi saat menghadiri sesi sidang pertama parleman.
Keduanya sama-sama bergantung pada pengasuh untuk beraktivitas, dan terpilihnya Funago dan Kimura merupakan langkah besar untuk merepresentasikan penyandang disabilitas di negara tersebut.
Keduanya sama-sama bergantung pada pengasuh untuk beraktivitas, dan terpilihnya Funago dan Kimura merupakan langkah besar untuk merepresentasikan penyandang disabilitas di negara tersebut.
Gedung parlemen Jepang juga telah dimodifikasi secara khusus untuk memudahkan akses bagi Funago dan Kimura. Tiga kursi juga dipindahkan untuk menjadi tempat keduanya.
Gedung parlemen Jepang juga telah dimodifikasi secara khusus untuk memudahkan akses bagi Funago dan Kimura. Tiga kursi juga dipindahkan untuk menjadi tempat keduanya.
Yasuhiko Funago, 61, mengidap amyotrophic lateral sclerosis (ALS). Dia berkomunikasi menggunakan sistem komputer atau lewat pengasuhnya. Sementara Eiko Kimura, 54, mengidap cerebral palsy sejak usia 8 tahun. Dia mengalami kelumpuhan dari leher hingga ke bawah, kecuali tangan kanannya.
Yasuhiko Funago, 61, mengidap amyotrophic lateral sclerosis (ALS). Dia berkomunikasi menggunakan sistem komputer atau lewat pengasuhnya. Sementara Eiko Kimura, 54, mengidap cerebral palsy sejak usia 8 tahun. Dia mengalami kelumpuhan dari leher hingga ke bawah, kecuali tangan kanannya.

2 Penyandang Disabilitas Jadi Anggota Parlemen Jepang

02 Agustus 2019 11:21
Tokyo: Dua penyandang disabilitas yang menjadi anggota parlemen Jepang menghadiri sesi luar biasa untuk pemilihan pemimpin baru di Majelis Tinggi, di Gedung Parlemen di Tokyo, Kamis, 1 Agustus 2019. AFP Photo/Jiji Press/Kazuhiro Nogi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(WWD)

Internasional jepang