Otoritas Jepang mengkarantina sedikitnya 3.711 orang di dalam sebuah kapal pesiar kapal pesiar Diamond Princess terkait wabah virus korona.
Otoritas Jepang mengkarantina sedikitnya 3.711 orang di dalam sebuah kapal pesiar kapal pesiar Diamond Princess terkait wabah virus korona.
Langkah karantina ini dilakukan setelah seorang penumpang berusia 80 tahun yang turun dari kapal pesiar itu di Hong Kong pada 25 Januari lalu, dinyatakan positif terinfeksi virus korona.
Langkah karantina ini dilakukan setelah seorang penumpang berusia 80 tahun yang turun dari kapal pesiar itu di Hong Kong pada 25 Januari lalu, dinyatakan positif terinfeksi virus korona.
Pihak Carnival Japan menyatakan bahwa keberangkatan kapal pesiar ini dari Yokohama akan tertunda selama 24 jam hingga Rabu, 5 Februari 2020, besok atau bisa lebih lama.
Pihak Carnival Japan menyatakan bahwa keberangkatan kapal pesiar ini dari Yokohama akan tertunda selama 24 jam hingga Rabu, 5 Februari 2020, besok atau bisa lebih lama.
Saat ini para petugas karantina tengah memeriksa kondisi setiap orang di dalam kapal pesiar.
Saat ini para petugas karantina tengah memeriksa kondisi setiap orang di dalam kapal pesiar.
Juru bicara pemerintah Jepang Yoshihide SugaSuga dalam pernyataannya menyebut keputusan untuk mengizinkan kapal pesiar itu berlabuh dan membiarkan para penumpangnya turun ke daratan Jepang 'akan diambil di pusat karantina' dengan mempertimbangkan masa inkubasi 10 hari yang diperkirakan Badan Kesehatan Dunia (WHO).
Juru bicara pemerintah Jepang Yoshihide SugaSuga dalam pernyataannya menyebut keputusan untuk mengizinkan kapal pesiar itu berlabuh dan membiarkan para penumpangnya turun ke daratan Jepang 'akan diambil di pusat karantina' dengan mempertimbangkan masa inkubasi 10 hari yang diperkirakan Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Terkait Korona, Ribuan Penumpang Kapal Pesiar Dikarantina

Internasional Virus Korona
04 Februari 2020 15:11
Tokyo: Otoritas Jepang mengkarantina sedikitnya 3.711 orang di dalam kapal pesiar Diamond Princess, setelah salah satu penumpang positif terinfeksi virus korona, Selasa, 4 Februari 2020. AFP Photo/Behrouz Mehri
(KHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif