Puluhan ribu warga turun ke jalan dalam aksi protes di Warsawa, Polandia, pada Jumat, 30 Oktober 2020. Aksi terbesar dalam sembilan hari terakhir tersebut menentang aturan tentang pelarangan aborsi yang diputuskan pengadilan pekan lalu.
Puluhan ribu warga turun ke jalan dalam aksi protes di Warsawa, Polandia, pada Jumat, 30 Oktober 2020. Aksi terbesar dalam sembilan hari terakhir tersebut menentang aturan tentang pelarangan aborsi yang diputuskan pengadilan pekan lalu.
Massa melakukan aksi pawai melewati jalanan pusat kota dengan membawa payung hitam sebagai simbol protes atas hak aborsi di negara itu, serta membawa poster bertuliskan 'Saya yang berpikir, saya yang merasa, saya yang memutuskan' dan 'Tuhan adalah perempuan'.
Massa melakukan aksi pawai melewati jalanan pusat kota dengan membawa payung hitam sebagai simbol protes atas hak aborsi di negara itu, serta membawa poster bertuliskan 'Saya yang berpikir, saya yang merasa, saya yang memutuskan' dan 'Tuhan adalah perempuan'.
Mahkamah Konstitusi Polandia pada 22 Oktober lalu memutuskan pelarangan terhadap aborsi yang disebabkan oleh kerusakan janin.
Mahkamah Konstitusi Polandia pada 22 Oktober lalu memutuskan pelarangan terhadap aborsi yang disebabkan oleh kerusakan janin.
Di bawah peraturan tersebut, para perempuan hanya dapat menggugurkan kandungan secara legal jika kehamilan mereka akibat kasus pemerkosaan atau hubungan seksual sedarah, atau menjadi ancaman bagi kesehatan.
Di bawah peraturan tersebut, para perempuan hanya dapat menggugurkan kandungan secara legal jika kehamilan mereka akibat kasus pemerkosaan atau hubungan seksual sedarah, atau menjadi ancaman bagi kesehatan.
Sebagai upaya menurunkan ketegangan, Presiden Andrzej Duda pada hari yang sama mengajukan usulan peraturan yang memungkinkan aborsi dilakukan tetapi terbatas hanya pada kecacatan yang membahayakan hidup sang ibu.
Sebagai upaya menurunkan ketegangan, Presiden Andrzej Duda pada hari yang sama mengajukan usulan peraturan yang memungkinkan aborsi dilakukan tetapi terbatas hanya pada kecacatan yang membahayakan hidup sang ibu.

Puluhan Ribu Warga Polandia Protes Larangan Aborsi

Internasional legalisasi aborsi polandia
31 Oktober 2020 12:52
Warsawa: Puluhan ribu warga turun ke jalan dalam aksi protes di Warsawa, Polandia, pada Jumat, 30 Oktober 2020. Aksi terbesar dalam sembilan hari terakhir tersebut menentang aturan tentang pelarangan aborsi yang diputuskan pengadilan pekan lalu.

Massa melakukan aksi pawai melewati jalanan pusat kota dengan membawa payung hitam sebagai simbol protes atas hak aborsi di negara itu, serta membawa poster bertuliskan 'Saya yang berpikir, saya yang merasa, saya yang memutuskan' dan 'Tuhan adalah perempuan'.

Sementara polisi militer juga berbaris di jalanan, dengan sebagian yang mengenakan perlengkapan anti huru-hara, ketika demonstrasi yang menurut pengelola diikuti hingga sekitar 100.000 orang dimulai.

Mahkamah Konstitusi Polandia pada 22 Oktober lalu memutuskan pelarangan terhadap aborsi yang disebabkan oleh kerusakan janin.

Peraturan itu mengakhiri dasar hukum yang paling umum digunakan dari sedikit aturan yang tersisa untuk mengizinkan aborsi di Polandia, sekaligus membuat negara itu semakin jauh berbeda dengan kebanyakan negara di Eropa terkait aturan aborsi.

Di bawah peraturan tersebut, para perempuan hanya dapat menggugurkan kandungan secara legal jika kehamilan mereka akibat kasus pemerkosaan atau hubungan seksual sedarah, atau menjadi ancaman bagi kesehatan.

Sejak keputusan tersebut, aksi demonstrasi digelar di berbagai lokasi dan meningkat menjadi bentuk kemarahan atas pemerintahan lima tahun yang dikuasai Partai Hukum dan Keadilan (PiS) serta Gereja Katolik Roma, sekutu pemerintah.

Sebagai upaya menurunkan ketegangan, Presiden Andrzej Duda pada hari yang sama mengajukan usulan peraturan yang memungkinkan aborsi dilakukan tetapi terbatas hanya pada kecacatan yang membahayakan hidup sang ibu.

Perdana Menteri Mateusz Morawiecki meminta legislator untuk memproses usulan peraturan itu dengan cepat, namun massa protes tampak tidak terkesan dengan hal tersebut.

Sementara itu Gereja Katolik menyatakan bahwa pihaknya memang menentang aborsi, namun tidak mendorong pemerintah atau pengadilan untuk meningkatkan pembatasan hak aborsi. AFP PHOTO/Wojtek Radwanski

(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif