Pemimpin oposisi Malaysia yang dipenjara, Anwar Ibrahim telah bebas setelah mendapatkan pengampunan penuh dari kerajaan. AFP/Roslan Rahman
Pemimpin oposisi Malaysia yang dipenjara, Anwar Ibrahim telah bebas setelah mendapatkan pengampunan penuh dari kerajaan. AFP/Roslan Rahman
Dengan senyum tersungging di wajahnya dan terlihat elegan dengan setelah hitam, Anwar keluar dari RS Rehabilitasi Cheras, Kuala Lumpur, tempatnya menjalani operasi bahu. AFP/MOHD RASFAN
Dengan senyum tersungging di wajahnya dan terlihat elegan dengan setelah hitam, Anwar keluar dari RS Rehabilitasi Cheras, Kuala Lumpur, tempatnya menjalani operasi bahu. AFP/MOHD RASFAN
Anwar mengacungkan ibu jarinya ke arah para jurnalis yang menanti sebelum masuk mobil dan melaju tanpa memberikan komentar. AFP/MOHD RASFAN
Anwar mengacungkan ibu jarinya ke arah para jurnalis yang menanti sebelum masuk mobil dan melaju tanpa memberikan komentar. AFP/MOHD RASFAN
Politisi berusia 70 tahun itu sebenarnya divonis hukuman penjara lima tahun karena dianggap terbukti melakukan sodomi. AFP/MOHD RASFAN
Politisi berusia 70 tahun itu sebenarnya divonis hukuman penjara lima tahun karena dianggap terbukti melakukan sodomi. AFP/MOHD RASFAN
Dia dibebaskan setelah Yang Dipertuan Agung Muhamman V memberikan pengampunan penuh. Selain itu, Yang Dipertuan Agung juga mengundang Anwar untuk menyambangi Istana Kerajaan pada pukul 12.30 waktu setempat.
Dia dibebaskan setelah Yang Dipertuan Agung Muhamman V memberikan pengampunan penuh. Selain itu, Yang Dipertuan Agung juga mengundang Anwar untuk menyambangi Istana Kerajaan pada pukul 12.30 waktu setempat.

Dapat Pengampunan Raja, Anwar Ibrahim Resmi Bebas

Internasional politik malaysia
16 Mei 2018 13:09
Kuala Lumpur: Mantan pemimpin oposisi Malaysia, Anwar Ibrahim, bebas dari penjara pada Rabu, 16 Mei 2018, setelah mendapat pengampunan atas kasus sodomi yang mengirimnya ke penjara selama tiga tahun terakhir. AFP
 
(KHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi