Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed Ali dianugerahi Penghargaan Nobel Perdamaian tahun ini atas upayanya mencapai perdamaian dan kerja sama internasional, dan terutama atas inisiatif tegasnya untuk menyelesaikan konflik perbatasan dengan negara tetangga Eritrea, kata Komite Nobel Norwegia.
Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed Ali dianugerahi Penghargaan Nobel Perdamaian tahun ini atas upayanya mencapai perdamaian dan kerja sama internasional, dan terutama atas inisiatif tegasnya untuk menyelesaikan konflik perbatasan dengan negara tetangga Eritrea, kata Komite Nobel Norwegia.
Kesepakatan damai Abiy dengan Eritrea mengakhiri kebuntuan militer selama 20 tahunsetelah perang perbatasan yang terjadi pada 1998-2000. Kedua negara baru memulihkan hubungan pada Juli 2018.
Kesepakatan damai Abiy dengan Eritrea mengakhiri kebuntuan militer selama 20 tahunsetelah perang perbatasan yang terjadi pada 1998-2000. Kedua negara baru memulihkan hubungan pada Juli 2018.
Abiy, kelahiran 1976 dinobatkan sebagai pemenang Hadiah Nobel Perdamaian ke-100 di Oslo, tempat dia akan menerima penghargaan pada 10 Desember mendatang. Kepala pemerintahan termuda di Agrika itu berhak membawa cek senilai USD 900 ribu setara sekitar Rp 12,7 miliar.
Abiy, kelahiran 1976 dinobatkan sebagai pemenang Hadiah Nobel Perdamaian ke-100 di Oslo, tempat dia akan menerima penghargaan pada 10 Desember mendatang. Kepala pemerintahan termuda di Agrika itu berhak membawa cek senilai USD 900 ribu setara sekitar Rp 12,7 miliar.
Setelah menjadi PM pada April 2018, Abiy memperkenalkan reformasi besar-besaran untuk Ethiopia, mengguncang negara yang dikontrol ketat. Dia membebaskan ribuan aktivis oposisi dari penjara dan membiarkan para pembangkang yang diasingkan kembali ke rumah. Yang terpenting dia menandatangani perjanjian damai dengan Eritrea.
Setelah menjadi PM pada April 2018, Abiy memperkenalkan reformasi besar-besaran untuk Ethiopia, mengguncang negara yang dikontrol ketat. Dia membebaskan ribuan aktivis oposisi dari penjara dan membiarkan para pembangkang yang diasingkan kembali ke rumah. Yang terpenting dia menandatangani perjanjian damai dengan Eritrea.

PM Ethiopia Terima Penghargaan Nobel Perdamaian 2019

Internasional nobel
12 Oktober 2019 13:02
Oslo: Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed dinobatkan sebagai peraih Penghargaan Nobel Perdamaian 2019 pada Jumat, 11 Oktober 2019 waktu setempat, atas upaya perdamaian yang dilakukannya dengan Eritrea. AFP Photo/Eduardo Soteras/Michael Tewelde/Emmanuel Dunand
(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif