Penampakan batu besar di Tembok Ratapan yang jatuh dan nyaris menimpa seorang peziarah yang tengah berdoa di bawahnya.
Penampakan batu besar di Tembok Ratapan yang jatuh dan nyaris menimpa seorang peziarah yang tengah berdoa di bawahnya.
Pemerintah Yerusalem membatasi akses ke Tembok Ratapan setelah batu seberat 100 kilogram terlepas dari lubang dan jatuh di dekat seorang wanita yang tengah berdoa, Senin, 23 Juli 2018.
Pemerintah Yerusalem membatasi akses ke Tembok Ratapan setelah batu seberat 100 kilogram terlepas dari lubang dan jatuh di dekat seorang wanita yang tengah berdoa, Senin, 23 Juli 2018.
Insiden itu terjadi di bagian yang jarang dikunjungi, di mana laki-laki dan perempuan diizinkan untuk berdoa bersama, yang bertentangan dengan ajaran Yahudi Ortodoks.
Insiden itu terjadi di bagian yang jarang dikunjungi, di mana laki-laki dan perempuan diizinkan untuk berdoa bersama, yang bertentangan dengan ajaran Yahudi Ortodoks.
Wali Kota Yerusalem menyatakan tempat tersebut berbahaya dan menutupnya untuk publik sambil menunggu pemeriksaan lebih lanjut.
Wali Kota Yerusalem menyatakan tempat tersebut berbahaya dan menutupnya untuk publik sambil menunggu pemeriksaan lebih lanjut.

Batu Tembok Ratapan Nyaris Timpa Peziarah

24 Juli 2018 16:21
Jerusalem: Pemerintah Yerusalem membatasi akses ke salah satu situs tersuci Yahudi, yaitu Tembok Ratapan mulai Senin, 23 Juli 2018. Hal itu setelah blok batu besar Tembok Ratapan jatuh dan nyaris menimpa seorang peziarah yang tengah berdoa di bawahnya. AFP Photo/Gali Tibbon

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(WWD)

Internasional israel