Polisi menangkap lebih dari 200 orang di Timur Jauh Rusia dan Siberia pada Sabtu, 23 Januari 2021, terkait protes untuk menuntut pembebasan tokoh oposisi Alexei Navalny.
Polisi menangkap lebih dari 200 orang di Timur Jauh Rusia dan Siberia pada Sabtu, 23 Januari 2021, terkait protes untuk menuntut pembebasan tokoh oposisi Alexei Navalny.
Sebuah video dari Vladivostok menunjukkan polisi huru-hara tengah mengejar sekelompok pengunjuk rasa di jalanan, sementara para pendemo di Khabarovsk--yang beraksi di tengah suhu udara minus 14 derajat Celsius--meneriakkan kata-kata 'memalukan' dan 'bandit'.
Sebuah video dari Vladivostok menunjukkan polisi huru-hara tengah mengejar sekelompok pengunjuk rasa di jalanan, sementara para pendemo di Khabarovsk--yang beraksi di tengah suhu udara minus 14 derajat Celsius--meneriakkan kata-kata 'memalukan' dan 'bandit'.
Sebuah kelompok pengawas isu penegakan hukum di Rusia, OVD-Info, menyebut bahwa terdapat 238 orang, termasuk 56 orang di Novosibirsk, yang ditangkap oleh polisi sejauh ini terkait dengan aksi tersebut.
Sebuah kelompok pengawas isu penegakan hukum di Rusia, OVD-Info, menyebut bahwa terdapat 238 orang, termasuk 56 orang di Novosibirsk, yang ditangkap oleh polisi sejauh ini terkait dengan aksi tersebut.
Sebelumnya, Navalny menyerukan para pendukungnya agar berunjuk rasa usai dirinya ditangkap pada pekan lalu, sekembalinya ke Moskow usai menjalani perawatan medis di Jerman akibat peracunan pada Agustus 2020.
Sebelumnya, Navalny menyerukan para pendukungnya agar berunjuk rasa usai dirinya ditangkap pada pekan lalu, sekembalinya ke Moskow usai menjalani perawatan medis di Jerman akibat peracunan pada Agustus 2020.

Protes Penahanan Navalny, Ratusan Orang Ditangkap Polisi

Internasional politik rusia rusia Alexei Navalny
23 Januari 2021 19:42
Moskow: Polisi menangkap lebih dari 200 orang di Timur Jauh Rusia dan Siberia pada Sabtu, 23 Januari 2021, terkait protes untuk menuntut pembebasan tokoh oposisi Alexei Navalny.

Sebelumnya, Navalny menyerukan para pendukungnya agar berunjuk rasa usai dirinya ditangkap pada pekan lalu, sekembalinya ke Moskow usai menjalani perawatan medis di Jerman akibat peracunan pada Agustus 2020.

Sebuah video dari Vladivostok menunjukkan polisi huru-hara tengah mengejar sekelompok pengunjuk rasa di jalanan, sementara para pendemo di Khabarovsk--yang beraksi di tengah suhu udara minus 14 derajat Celsius--meneriakkan kata-kata 'memalukan' dan 'bandit'.

Polisi di Kota Yakutsk, Siberia, yang merupakan salah satu kota terdingin di dunia dengan temperatur minus 52 derajat Celsius, menangkap seorang pengunjuk rasa dengan meraih tangan dan kakinya dan menyeretnya ke mobil.

Sebuah kelompok pengawas isu penegakan hukum di Rusia, OVD-Info, menyebut bahwa terdapat 238 orang, termasuk 56 orang di Novosibirsk, yang ditangkap oleh polisi sejauh ini terkait dengan aksi tersebut.

Sementara di Ibu Kota Moskow, polisi memasang barikade di sekitar Lapangan Pushkinskaya, sebagai bentuk upaya menggagalkan aksi demonstrasi yang dijadwalkan mulai pada pukul 14.00 waktu Moskow.

Polisi juga menahan beberapa orang yang berkumpul di lapangan itu sebelum unjuk rasa berlangsung, termasuk seorang pengunjuk rasa mandiri. Otoritas telah melarang protes ini dilakukan.

Kepolisian juga menindak persiapan aksi, mengumpulkan sejumlah sekutu Navalny yang dituduh menyerukan demonstrasi ilegal serta menahan setidaknya dua orang di antaranya, termasuk juru bicara Navalny, selama lebih dari sepekan.

Otoritas juga mengumumkan penyelidikan kriminal terhadap pendukung Navalny atas seruan kepada anak di bawah umur untuk ikut menghadiri unjuk rasa ilegal yang mereka sebut dilakukan di berbagai jaringan media sosial.

Kedutaan Besar AS di Moskow merilis lokasi dan waktu unjuk rasa serta meminta agar warga Amerika di sana untuk menjauhi titik-titik itu. Kementerian Luar Negeri Rusia menyebut tindakan itu sebagai 'intervensi kotor' atas urusan dalam negeri Rusia. AFP PHOTO/Pavel Korolyov 

(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif