Pemilik industri rumahan minyak wijen di Mazar-i-Sharif, Afghanistan mempekerjakan dua ekor unta untuk membantu pekerjaannya.
Pemilik industri rumahan minyak wijen di Mazar-i-Sharif, Afghanistan mempekerjakan dua ekor unta untuk membantu pekerjaannya.
Unta-unta tersebut bertugas menggiling minyak wijen dan mengubahnya menjadi minyak. Unta ini mengelilingi penggilingan dengan sejumlah alat yang diikatkan di tubuhnya. Alat inilah yang menggerakkan penggilingan hingga biji wijen mengeluarkan minyak. Jika bijinya berkualitas bagus, satu kilogram bisa menghasilkan setengah liter minyak.
Unta-unta tersebut bertugas menggiling minyak wijen dan mengubahnya menjadi minyak. Unta ini mengelilingi penggilingan dengan sejumlah alat yang diikatkan di tubuhnya. Alat inilah yang menggerakkan penggilingan hingga biji wijen mengeluarkan minyak. Jika bijinya berkualitas bagus, satu kilogram bisa menghasilkan setengah liter minyak.
Dua unta bergantian setiap dua jam sekali untuk bekerja menggiling biji wijen. Dalam setiap pembagian waktu kerja, hewan tersebut setidaknya menggiling seberat 11 kg biji wijen. Salah satu mata unta harus ditutup untuk mempersempit pandangan mereka. Dalam sehari seekor unta bisa bekerja selama 10 jam.
Dua unta bergantian setiap dua jam sekali untuk bekerja menggiling biji wijen. Dalam setiap pembagian waktu kerja, hewan tersebut setidaknya menggiling seberat 11 kg biji wijen. Salah satu mata unta harus ditutup untuk mempersempit pandangan mereka. Dalam sehari seekor unta bisa bekerja selama 10 jam.
Minyak wijen industri rumahan tersebut sangat digemari oleh warga. Bayak penduduk yang datang untuk membeli minyak wijen buatan unta ini. Minyak ini biasa digunakan untuk memasak kabuli palau, masakan tradisional Afghanistan berbahan dasar nasi.
Minyak wijen industri rumahan tersebut sangat digemari oleh warga. Bayak penduduk yang datang untuk membeli minyak wijen buatan unta ini. Minyak ini biasa digunakan untuk memasak kabuli palau, masakan tradisional Afghanistan berbahan dasar nasi.
Pelanggan menilai bahwa minyak wijen yang digiling dengan unta lebih sehat dan manis dibanding buatan pabrik. Masakan yang dihasilkan pun dinilai tidak berbahaya bagi penderita diabetes maupun darah tinggi. Selain untuk masakan, minyak wijen juga bisa digunakan untuk pengobatan berbagai macam penyakit, seperti sakit kuning, nyeri tulang belakang, sakit kaki, dan lain sebagainya.
Pelanggan menilai bahwa minyak wijen yang digiling dengan unta lebih sehat dan manis dibanding buatan pabrik. Masakan yang dihasilkan pun dinilai tidak berbahaya bagi penderita diabetes maupun darah tinggi. Selain untuk masakan, minyak wijen juga bisa digunakan untuk pengobatan berbagai macam penyakit, seperti sakit kuning, nyeri tulang belakang, sakit kaki, dan lain sebagainya.

Tenaga Unta Penghasil Minyak Wijen

30 Maret 2018 10:23
Kabul: Sebuah industri rumahan di Afghanistan utara mempekerjakan unta untuk menggiling biji wijen dan mengubahnya menjadi minyak. Minyak wijen biasanya digunakan sebagai bahan masakan dan juga untuk pengobatan. AFP/Farshad Usyan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(WWD)

Internasional afghanistan