Ribuan siswa sekolah menengah yang kesal dengan sistem pendidikan Thailand kembali turun ke jalan bersama para pengunjuk rasa yang berpakaian seperti penari dinosaurus di Bangkok pada Sabtu, 21 November 2020.
Ribuan siswa sekolah menengah yang kesal dengan sistem pendidikan Thailand kembali turun ke jalan bersama para pengunjuk rasa yang berpakaian seperti penari dinosaurus di Bangkok pada Sabtu, 21 November 2020.
Itu adalah pertemuan massal pertama di kerajaan tersebut sejak Perdana Menteri Prayut Chan-o-cha memperingatkan pihak berwenang akan menggunakan semua undang-undang, termasuk tuduhan pencemaran nama baik kerajaan, untuk menindak para pengunjuk rasa pro-demokrasi.
Itu adalah pertemuan massal pertama di kerajaan tersebut sejak Perdana Menteri Prayut Chan-o-cha memperingatkan pihak berwenang akan menggunakan semua undang-undang, termasuk tuduhan pencemaran nama baik kerajaan, untuk menindak para pengunjuk rasa pro-demokrasi.
Banyak siswa mengenakan gelang berwarna untuk menandakan bahwa mereka masih di bawah umur, sehingga pengunjuk rasa yang lebih tua dapat melindungi mereka.
Banyak siswa mengenakan gelang berwarna untuk menandakan bahwa mereka masih di bawah umur, sehingga pengunjuk rasa yang lebih tua dapat melindungi mereka. "Sekolah bukanlah tempat yang aman (untuk anak perempuan)," kata salah satu poster siswa.
Itu adalah pertemuan massal pertama di kerajaan tersebut sejak Perdana Menteri Prayut Chan-o-cha memperingatkan pihak berwenang akan menggunakan semua undang-undang, termasuk tuduhan pencemaran nama baik kerajaan, untuk menindak para pengunjuk rasa pro-demokrasi.
Itu adalah pertemuan massal pertama di kerajaan tersebut sejak Perdana Menteri Prayut Chan-o-cha memperingatkan pihak berwenang akan menggunakan semua undang-undang, termasuk tuduhan pencemaran nama baik kerajaan, untuk menindak para pengunjuk rasa pro-demokrasi.

Pelajar Thailand Kembali Turun ke Jalan Bersama 'Dinosaurus'

Internasional politik thailand Protes Thailand
21 November 2020 19:17
Bangkok: Ribuan siswa sekolah menengah yang kesal dengan sistem pendidikan Thailand kembali turun ke jalan bersama para pengunjuk rasa yang berpakaian seperti penari dinosaurus di Bangkok pada Sabtu, 21 November 2020.

Itu adalah pertemuan massal pertama di kerajaan tersebut sejak Perdana Menteri Prayut Chan-o-cha memperingatkan pihak berwenang akan menggunakan semua undang-undang, termasuk tuduhan pencemaran nama baik kerajaan, untuk menindak para pengunjuk rasa pro-demokrasi.

Sejak Agustus, didorong oleh gerakan protes politik yang lebih luas yang melanda Thailand, sebuah kelompok yang disebut Bad Studen (Pelaajar Nakal) telah berkampanye untuk menuntut pengunduran diri Menteri Pendidikan Nataphol Teepsuwan, menuntut perubahan budaya, kesetaraan, perombakan kurikulum, dan pelonggaran aturan yang ketat.

Menjelang rapat umum hari Sabtu, tiga pemimpin pelajar dipanggil untuk diinterogasi polisi, sementara Pengacara Hak Asasi Manusia Thailand mengatakan saat ini ada empat remaja yang menghadapi potensi tuntutan.

Tetapi meskipun ada ancaman, anak-anak muda tersebut tetap menantang saat mereka menari bersama setengah lusin karakter T-Rex - yang menurut para aktivis pro-demokrasi mewakili generasi tua politisi Thailand - dan memantul di sekitar bola 'asteroid' raksasa.

"Kami harus keluar dan membuat suara kami didengar untuk memaksa perubahan," kata Leaf, 15.

Banyak siswa mengenakan gelang berwarna untuk menandakan bahwa mereka masih di bawah umur, sehingga pengunjuk rasa yang lebih tua dapat melindungi mereka.

"Sekolah bukanlah tempat yang aman (untuk anak perempuan)," kata salah satu poster siswa. AFP PHOTO/Mladen Antonov

(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif