Mantan Presiden Honduras Juan Orlando Hernandez turun dari helikopter setibanya di pangkalan Angkatan Udara di Tegucigalpa, pada 21 April 2022, sebelum diekstradisi ke AS untuk menghadapi tuduhan terkait perdagangan narkoba.
Mantan Presiden Honduras Juan Orlando Hernandez turun dari helikopter setibanya di pangkalan Angkatan Udara di Tegucigalpa, pada 21 April 2022, sebelum diekstradisi ke AS untuk menghadapi tuduhan terkait perdagangan narkoba.
Mantan Presiden Honduras Juan Orlando Hernandez diekstradisi ke Amerika Serikat, Kamis, 21 April 2022 waktu setempat, untuk diadili karena diduga membantu penyelundupan ratusan ton kokain ke Negeri Paman Sam.
Mantan Presiden Honduras Juan Orlando Hernandez diekstradisi ke Amerika Serikat, Kamis, 21 April 2022 waktu setempat, untuk diadili karena diduga membantu penyelundupan ratusan ton kokain ke Negeri Paman Sam.
Pria berusia 53 tahun itu, yang menjalankan tugas sebagai presiden pada periode 2014-2022, berisiko menghabiskan sisa hidupnya di penjara jika terbukti bersalah.
Pria berusia 53 tahun itu, yang menjalankan tugas sebagai presiden pada periode 2014-2022, berisiko menghabiskan sisa hidupnya di penjara jika terbukti bersalah.
Hernandez dituduh telah memfasilitasi penyelundupan sekitar 500 ton kokain -- terutama dari Kolombia dan Venezuela -- ke AS melalui Honduras sejak 2004, yang dimulai jauh sebelum dia menjabat sebagai presiden.
Hernandez dituduh telah memfasilitasi penyelundupan sekitar 500 ton kokain -- terutama dari Kolombia dan Venezuela -- ke AS melalui Honduras sejak 2004, yang dimulai jauh sebelum dia menjabat sebagai presiden.
Menurut dokumen Kedutaan Besar AS, ia diduga menerima suap jutaan dolar ... dari beberapa organisasi perdagangan narkotika di Honduras, Meksiko dan tempat-tempat lain.
Menurut dokumen Kedutaan Besar AS, ia diduga menerima suap jutaan dolar ... dari beberapa organisasi perdagangan narkotika di Honduras, Meksiko dan tempat-tempat lain.

Foto: Mantan Presiden Honduras Diekstradisi ke AS Atas Kasus Perdagangan Narkoba

Internasional Amerika Serikat Honduras Penyelundupan Narkotika
22 April 2022 10:11
Jakarta: Mantan Presiden Honduras Juan Orlando Hernandez diekstradisi ke Amerika Serikat, Kamis, 21 April 2022 waktu setempat, untuk diadili karena diduga membantu penyelundupan ratusan ton kokain ke Negeri Paman Sam.

Pria berusia 53 tahun itu, yang menjalankan tugas sebagai presiden pada periode 2014-2022, berisiko menghabiskan sisa hidupnya di penjara jika terbukti bersalah.

AFP menyaksikan keberangkatan Hernandez dari pangkalan angkatan udara di Tegucigalpa dengan pesawat Drug Enforcement Administration menuju AS.

Hernandez dituduh telah memfasilitasi penyelundupan sekitar 500 ton kokain -- terutama dari Kolombia dan Venezuela -- ke AS melalui Honduras sejak 2004, yang dimulai jauh sebelum dia menjabat sebagai presiden.

Menurut dokumen Kedutaan Besar AS, ia diduga menerima suap jutaan dolar ... dari beberapa organisasi perdagangan narkotika di Honduras, Meksiko dan tempat-tempat lain.

Tidak sampai tiga minggu setelah meninggalkan kantor setelah pemilihan, surat perintah dikeluarkan untuk penangkapan Hernandez atas permintaan Washington, dan dia menyerahkan diri kepada polisi pada 15 Februari lalu. Dia kemudian ditahan di penjara pasukan khusus polisi di ibu kota Tegucigalpa.

Hernandez membantah tuduhan terhadapnya. Dalam sebuah pernyataan, keluarga mantan presiden memprotes ketidakbersalahannya" dan mengatakan dia adalah korban balas dendam oleh pengedar narkoba yang dia sendiri telah diekstradisi atau terpaksa melarikan diri ke Amerika Serikat.

"Mereka telah berbohong tentang Hernandez dalam upaya untuk mengurangi hukuman mereka sendiri," kata kerabatnya. AFP PHOTO/Orlando Sierra

(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif