Petani Palestina menebar benih bantuan dari Komite Palang Merah Internasional (ICRC) di zona perbatasan Israel dan Jalur Gaza, pinggiran Kota Rafah, Selasa, 30 Januari 2018. Pertanian di Jalur Gaza untuk pertama kalinya diperbolehkan sejak 2006.
Petani Palestina menebar benih bantuan dari Komite Palang Merah Internasional (ICRC) di zona perbatasan Israel dan Jalur Gaza, pinggiran Kota Rafah, Selasa, 30 Januari 2018. Pertanian di Jalur Gaza untuk pertama kalinya diperbolehkan sejak 2006.
Peristiwa yang terjadi sejak 2006 lalu tersebut terwujud berkat campur tangan Komite Palang Merah Internasional (ICRC) yang melihat sekitar 280 petani belum dapat kembali ke lahan-lahan mereka yang berada sekitar 100 sampai 300 meter dari pagar pembatas Israel.
Peristiwa yang terjadi sejak 2006 lalu tersebut terwujud berkat campur tangan Komite Palang Merah Internasional (ICRC) yang melihat sekitar 280 petani belum dapat kembali ke lahan-lahan mereka yang berada sekitar 100 sampai 300 meter dari pagar pembatas Israel.
Meski beberapa bagian masih harus dibersihkan dari amunisi sisa konflik antara Israel dan Palestina, Guislain Defure, Kepala ICRC di Gaza, mengaku kembalinya lahan petani ialah hasil negosiasi yang panjang dan alot.
Meski beberapa bagian masih harus dibersihkan dari amunisi sisa konflik antara Israel dan Palestina, Guislain Defure, Kepala ICRC di Gaza, mengaku kembalinya lahan petani ialah hasil negosiasi yang panjang dan alot.
Namun kekhawatiran masih menghantui para petani yang kembali ke lahan mereka. Mereka masih cemas hanya bisa mengakses lahan pertaniannya hanya sementara. Mereka belum yakin bisa memanen hasilnya.
Namun kekhawatiran masih menghantui para petani yang kembali ke lahan mereka. Mereka masih cemas hanya bisa mengakses lahan pertaniannya hanya sementara. Mereka belum yakin bisa memanen hasilnya.
Pada 2006, setelah penangkapan seorang serdadu Israel oleh anggota gerakan Hamas, Israel memberlakukan blokade di Gaza. Tindakan itu diperketat Israel setahun kemudian setelah kelompok perlawanan Palestina itu menggulingkan gerakan Fatah pimpinan Presiden Palestina Mahmoud Abbas di Jalur Gaza. Sejak itu Israel dan Hamas bertempur dalam tiga perang dan blokade itu terus dilakukan.
Pada 2006, setelah penangkapan seorang serdadu Israel oleh anggota gerakan Hamas, Israel memberlakukan blokade di Gaza. Tindakan itu diperketat Israel setahun kemudian setelah kelompok perlawanan Palestina itu menggulingkan gerakan Fatah pimpinan Presiden Palestina Mahmoud Abbas di Jalur Gaza. Sejak itu Israel dan Hamas bertempur dalam tiga perang dan blokade itu terus dilakukan.

Warga Gaza Kembali Bertani di Perbatasan

31 Januari 2018 09:33
Jalur Gaza: Petani Palestina diizinkan oleh Israel untuk menggarap tanah mereka di zona penyangga di perbatasan antara Israel dan Jalur Gaza untuk pertama kalinya sejak 2006. Hal ini bisa terwujud berkat bantuan Komite Palang Merah Internasional (ICRC). AFP PHOTO / SAID KHATIB

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(WWD)

Internasional palestina israel