Dengan mengantungi kartu tanda peserta Sidang Umum PBB dengan sebutan 'Bayi Pertama Selandia Baru', Bayi Neve Te Aroha duduk bersama ibu-ayahnya, Jacinda Ardern dan  Clarke Gayford, dan perutusan lain Selandia Baru.
Dengan mengantungi kartu tanda peserta Sidang Umum PBB dengan sebutan 'Bayi Pertama Selandia Baru', Bayi Neve Te Aroha duduk bersama ibu-ayahnya, Jacinda Ardern dan Clarke Gayford, dan perutusan lain Selandia Baru.
Bayi Neve diasuh sang ayah Gayford, saat ibunya Ardern berpidato dalam pertemuan puncak KTT Perdamaian Nelson Mandela di Majelis Umum PBB, New York, Senin, 24 September waktu setempat.
Bayi Neve diasuh sang ayah Gayford, saat ibunya Ardern berpidato dalam pertemuan puncak KTT Perdamaian Nelson Mandela di Majelis Umum PBB, New York, Senin, 24 September waktu setempat.
Ardern, 38, adalah pemimpin negara kedua yang melahirkan saat menjabat, setelah Benazir Bhutto dari Pakistan pada 1990. Ardern adalah PM termuda di negaranya dan yang pertama mengambil cuti hamil saat menjabat.
Ardern, 38, adalah pemimpin negara kedua yang melahirkan saat menjabat, setelah Benazir Bhutto dari Pakistan pada 1990. Ardern adalah PM termuda di negaranya dan yang pertama mengambil cuti hamil saat menjabat.
PBB senang melihat bayi Neve di Sidang Umum, kata juru bicara PBB Stephane Dujarric.
PBB senang melihat bayi Neve di Sidang Umum, kata juru bicara PBB Stephane Dujarric. "Perdana Menteri Ardern menunjukkan bahwa tidak ada yang lebih memenuhi syarat untuk mewakili negaranya daripada ibu yang bekerja. Hanya lima persen perempuan menjabat sebagai pemimpin dunia. Jadi, kita perlu membuat mereka diterima di sini sebaik mungkin," katanya.

Neve Te Aroha, Bayi Pertama Hadiri Sidang Umum PBB

25 September 2018 16:16
New York: Neve Te Aroha, bayi yang baru berusia tiga bulan, mendadak menjadi terkenal setelah diajak ibunya, Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern menghadiri Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa, Senin, 24 September 2018. AFP Photo/Don Emmert

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(WWD)

Internasional Sidang Majelis Umum PBB 2018