Sebanyak 141 orang tewas akibat banjir dan longsor yang disebabkan hujan lebat di Jepang.
Sebanyak 141 orang tewas akibat banjir dan longsor yang disebabkan hujan lebat di Jepang.
Sekretaris Kabinet yang juga Juru Bicara Pemerintah Yoshihide Suga mengatakan, sedikitnya 10 orang masih hilang. Namun media setempat melaporkan jumlah yang hilang jauh lebih banyak.
Sekretaris Kabinet yang juga Juru Bicara Pemerintah Yoshihide Suga mengatakan, sedikitnya 10 orang masih hilang. Namun media setempat melaporkan jumlah yang hilang jauh lebih banyak.
Operasi penyelamatan terus berlanjut. Tim SAR berupaya mencari para korban di bawah reruntuhan bangunan dan tanah akibat longsor. Mereka juga menggali lumpur dan mengangkat puing-puing bangunan.
Operasi penyelamatan terus berlanjut. Tim SAR berupaya mencari para korban di bawah reruntuhan bangunan dan tanah akibat longsor. Mereka juga menggali lumpur dan mengangkat puing-puing bangunan.
Banjir kali ini merupakan yang terburuk di Jepang sejak 1982, dengan jutaan orang terpaksa meninggalkan rumah.
Banjir kali ini merupakan yang terburuk di Jepang sejak 1982, dengan jutaan orang terpaksa meninggalkan rumah.
Setidaknya, 1,7 juta orang sudah meninggalkan rumah dan ratusan ribu lain dievakuasi pada Senin (9/7) pagi. Saat ini pemerintah sedang mengkaji dampak ekonomi akibat banjir.
Setidaknya, 1,7 juta orang sudah meninggalkan rumah dan ratusan ribu lain dievakuasi pada Senin (9/7) pagi. Saat ini pemerintah sedang mengkaji dampak ekonomi akibat banjir.

Korban Jiwa Banjir dan Longsor Jepang Bertambah Jadi 141 Orang

10 Juli 2018 16:08
Tokyo: Korban tewas akibat hujan lebat yang menyebabkan banjir dan tanah longsor di Jepang terus bertambah. Saat ini korban tewas sudah mencapai 141 orang, Selasa, 10 Juli 2018. Sekretaris Kabinet yang juga Juru Bicara Pemerintah Yoshihide Suga mengatakan, sedikitnya 10 orang masih hilang. Namun media setempat melaporkan jumlah yang hilang jauh lebih banyak. Afp Photo/Martin Bureau

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(KHL)

Internasional banjir