Pelukis seni kultural Sasya Tranggono memulai pameran lukisan wayang di Hotel Hilton Singapura, Sabtu, 13 Maret 2021. Ada delapan lukisan yang ditampilkan dalam pemeran yang akan berlangsung tiga pekan tersebut.
Pelukis seni kultural Sasya Tranggono memulai pameran lukisan wayang di Hotel Hilton Singapura, Sabtu, 13 Maret 2021. Ada delapan lukisan yang ditampilkan dalam pemeran yang akan berlangsung tiga pekan tersebut.
Pembukaan pameran dihadiri Duta Besar Indonesia untuk Singapura, Suryo Pratomo. Sementara Managing Director Yang Gallery, Susanna Yang menyediakan tempat khusus kepada Sasya Tranggono untuk memamerkan karyanya.
Pembukaan pameran dihadiri Duta Besar Indonesia untuk Singapura, Suryo Pratomo. Sementara Managing Director Yang Gallery, Susanna Yang menyediakan tempat khusus kepada Sasya Tranggono untuk memamerkan karyanya.
Sasya yang sudah 30 tahun berkarya, sejak 2002 secara rutin melakukan pameran di luar negeri. Ia pernah melakukan pameran di Rotterdam, St Petersburg, Lisbon, Sofia, Manila, Kuala Lumpur, dan Singapura.
Sasya yang sudah 30 tahun berkarya, sejak 2002 secara rutin melakukan pameran di luar negeri. Ia pernah melakukan pameran di Rotterdam, St Petersburg, Lisbon, Sofia, Manila, Kuala Lumpur, dan Singapura.
Namun pandemi covid-19 membuat banyak kegiatannya tertunda termasuk rencana melakukan pameran di Galeri Nasional Singapura. “Saya bersyukur diberi kesempatan oleh Yang Gallery untuk bisa berperan di galeri mereka di Hotel Hilton. Namun karena tidak mudah untuk membawa karya saya ke sini, kali ini saya hanya bisa memamerkan delapan karya saya,” ujar Sasya gembira karena akhirnya bisa berpameran lagi.
Namun pandemi covid-19 membuat banyak kegiatannya tertunda termasuk rencana melakukan pameran di Galeri Nasional Singapura. “Saya bersyukur diberi kesempatan oleh Yang Gallery untuk bisa berperan di galeri mereka di Hotel Hilton. Namun karena tidak mudah untuk membawa karya saya ke sini, kali ini saya hanya bisa memamerkan delapan karya saya,” ujar Sasya gembira karena akhirnya bisa berpameran lagi.
Menurut Sasya, ada tiga alasan ia membuat lukisan wayang. Pertama, wayang sangat khas Indonesia. Kedua, sebagai orang keturunan Jawa, ia ingin melestarikan budaya leluhurnya. “Dan ketiga, seorang artis saya bisa menjadi 'dalang' dalam membuat lukisan saya,” ujar Sasya.
Menurut Sasya, ada tiga alasan ia membuat lukisan wayang. Pertama, wayang sangat khas Indonesia. Kedua, sebagai orang keturunan Jawa, ia ingin melestarikan budaya leluhurnya. “Dan ketiga, seorang artis saya bisa menjadi 'dalang' dalam membuat lukisan saya,” ujar Sasya.

Melihat Pameran Lukisan Wayang Sasya Tranggono di Singapura

13 Maret 2021 20:42
Singapura: Pelukis seni kultural Sasya Tranggono memulai pameran lukisan wayang di Hotel Hilton Singapura, Sabtu, 13 Maret 2021. Ada delapan lukisan yang ditampilkan dalam pemeran yang akan berlangsung tiga pekan tersebut.

Pembukaan pameran dihadiri Duta Besar Indonesia untuk Singapura, Suryo Pratomo. Sementara Managing Director Yang Gallery, Susanna Yang menyediakan tempat khusus kepada Sasya Tranggono untuk memamerkan karyanya.

Sasya yang sudah 30 tahun berkarya, sejak 2002 secara rutin melakukan pameran di luar negeri. Ia pernah melakukan pameran di Rotterdam, St Petersburg, Lisbon, Sofia, Manila, Kuala Lumpur, dan Singapura. 

Namun pandemi covid-19 membuat banyak kegiatannya tertunda termasuk rencana melakukan pameran di Galeri Nasional Singapura. “Saya bersyukur diberi kesempatan oleh Yang Gallery untuk bisa berperan di galeri mereka di Hotel Hilton. Namun karena tidak mudah untuk membawa karya saya ke sini, kali ini saya hanya bisa memamerkan delapan karya saya,” ujar Sasya gembira karena akhirnya bisa berpameran lagi.

Menurut Sasya, ada tiga alasan ia membuat lukisan wayang. Pertama, wayang sangat khas Indonesia. Kedua, sebagai orang keturunan Jawa, ia ingin melestarikan budaya leluhurnya. “Dan ketiga, seorang artis saya bisa menjadi 'dalang' dalam membuat lukisan saya,” ujar Sasya.

Karya yang dibuat putri dari dokter kulit ternama di Indonesia ini sangat kuat mengekspresikan budaya Indonesia. Bukan hanya wayang yang ditampilkan, tetapi juga motif batik yang melengkapi lukisannya. Pilihan warna yang cerah membuat karyanya menarik untuk dinikmati.

Menurut Sasya, lukisan yang ia buat bercerita tentang cinta, keluarga, dan kepercayaan. Ia tidak memungkiri bahwa sebagai lukisan yang dibuatnya merupakan bagian dari perjalanan hidupnya. Termasuk menggambarkan putra tunggalnya, Nicholas yang sudah beranjak dewasa. Dok Istimewa

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


(WWD)

Hiburan pameran lukisan