Mencegah Ibu Kota Tenggelam

Mencegah Ibu Kota Tenggelam

Grafis DKI Jakarta
11 Januari 2022 09:00
PENGGUNAAN air tanah di DKI Jakarta masih terus berlangsung sampai saat ini. Penggunaan air tanah ini disebabkan belum seluruhnya masyarakat di Ibu Kota mendapatkan akses pipa air bersih dari pemerintah. Menurut data PAM Jaya pada 2021, hanya 64% warga yang mendapatkan akses air pipa di Jakarta, sedangkan sisanya masih memanfaatkan air tanah.

Penggunaan air tanah ini cukup berbahaya karena dapat menurunkan tinggi permukaan tanah di Kota Jakarta. Berdasarkan hasil analisis InSAR pada 20 Maret-Oktober 2019, laju penurunan permukaan tanah di Jakarta mencapai 6 cm per tahun. Hal ini sangat mengkhawatirkan.

Jika terus berlangsung sampai beberapa tahun ke depan, penurunan tanah ini dapat menyebabkan sebagian wilayah Ibu Kota harus berada di bawah permukaan laut.

Berdasarkan hal tersebut, pemerintah pusat dan Pemprov DKI Jakarta bergerak cepat. Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) menjadi salah satu solusi untuk mencegah penurunan permukaan air tanah.

Hal itu diharapkan dapat membantu 30% kebutuhan air bersih di Jakarta, juga dapat memproduksi 9.254 liter/detik air bersih yang nantinya dapat digunakan oleh warga Ibu Kota. Dok Media Indonesia
(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif