Dibutuhkan 200 Pendonor Plasma Setiap Hari

Dibutuhkan 200 Pendonor Plasma Setiap Hari

22 Januari 2021 14:55
DIBUTUHKAN 200 pendonor plasma konvalesen setiap harinya untuk memenuhi tingginya permintaan dari rumah sakit, terutama yang berada di zona merah covid-19, seperti Jawa, Bali, dan Sulawesi Selatan.

“Di kota/kabupaten zona merah dengan jumlah penduduk yang terpapar minimal (dibutuhkan) 100-200 pendonor (per hari),” ujar Ketua Bidang Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat, Linda Lukitari Waseso, Kamis, 21 Januari 2021.

Namun, menurut Linda, hingga saat ini jumlah ratarata pendonor plasma darah konvalesen belum mememuhi angka tersebut. Karena itu, PMI terus berkoordinasi dengan rumah sakit dan instansi terkait mendata penyintas
covid-19 yang potensial menjadi pendonor. “Tiap daerah berbeda pendonor plasma konvalesen rata-rata 50-60 (orang),” beber dia.

Terapi plasma konvalesen adalah penggunaan plasma darah yang mengandung antibodi dari pasien sembuh covid-19. Terapi itu bisa mencegah munculnya gejala yang lebih parah pada pasien covid-19. Donor plasma bisa dilakukan di unit donor darah (UDD) PMI di sejumlah kota besar di Indonesia.

Animo mendonorkan plasma konvalesen di daerah cukup tinggi. Kamis, Polresta Sidoarjo mengadakan screening donor darah plasma konvalesen kepada 57 anggotanya yang sudah sembuh dari covid-19. 

Upaya memberi contoh juga dilakukan Bupati Lumajang Thoriqul Haq dengan mendonorkan plasma konvalesennya, Kamis, sedangkan Wali Kota Malang Sutiaji mulai mengumpulkan pejabat yang sudah sembuh dari covid-19 untuk bersama-sama mendonorkan plasmanya.

Perkuat treatment 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, penyediaan obat dan penambahan stok plasma konvalesen menjadi salah satu strategi 3T (testing, tracing, treatment) pemerintah dalam menanggulangi covid-19.

“Kapasitas yang ada di PMI hanya 1.000 per orang dan antre 80 orang untuk mendapatkan satu (kantong plasma),” beber Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) itu.

Airlangga yang baru sembuh dari covid-19 dan telah mendonorkan plasma darahnya itu menegaskan, donor plasma konvalesen sangat diperlukan untuk menekan kasus rawat inap di rumah sakit dan menurunkan angka kematian.

Hingga 21 Januari 2021, Kementerian Kesehatan mencatat adanya penambahan kasus terkonfirmasi positif covid-19 menjadi 951.651 setelah ada penambahan sebanyak 11.703 orang. Jumlah pasien sembuh menjadi 772.790 setelah ada penambahan sebanyak 9.087 orang. Dok.MI

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(WWD)

Grafis Virus Korona