6 Makanan dan Minuman untuk Bantu Redakan Gejala Covid-19

6 Makanan dan Minuman untuk Bantu Redakan Gejala Covid-19

Grafis kesehatan
25 Januari 2022 16:36
Jakarta: Dalam hal pencegahan covid-19, vaksinasi, booster, dan tindakan kesehatan lainnya seperti mengenakan masker di tempat umum, sampai menjaga jarak, tetaplah penting. 

Bahkan menurut informasi terbaru dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), vaksin covid-19 saat ini diharapkan dapat melindungi dari penyakit parah dan rawat inap. 

Untuk kasus covid-19 yang lebih ringan di mana bisa dipulihkan dengan isolasi mandiri di rumah, ada kemungkinan bahan-bahan di dapur bisa bermanfaat. 

Secara umum, melansir dari laman Everyday Health, beberapa penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan makan yang sehat dapat membantu seseorang pulih dari penyakit seperti covid-19.  

Dengan mengingat hal itu, berikut adalah daftar makanan dan minuman yang dapat membantu mendukung tubuh saat sistem kekebalan kita melawan covid-19.

1. Kentang

Saat kamu menyiapkan sup mi ayam, masukkan kentang! Sayuran bertepung ini dapat membantu mengatur keseimbangan cairan, seperti yang dicatat MedlinePlus, berkat potasiumnya. 

Keseimbangan cairan sangat penting saat melawan covid-19 karena ini adalah penyakit pernapasan dan dehidrasi di mana dapat mengentalkan sekresi pernapasan dan membuatnya sulit dibersihkan dari paru-paru. 

Menurut Departemen Pertanian A.S., setiap kentang sedang menawarkan 906 miligram (mg) potasium, menjadikannya sumber mineral yang baik. Selain kentang, pisang, alpukat, dan aprikot, juga merupakan sumber makanan potasium yang bisa dikonsumsi, catat Universitas Harvard. 

2. Air kelapa 

Saatnya mengisi kembali elektrolit tubuh. Seperti yang dicatat Cedars-Sinai, elektrolit adalah mineral seperti kalium, natrium, dan kalsium yang dibutuhkan tubuh untuk berkembang. 

Saat mengalami diare, tubuh mengeluarkan banyak elektrolit yang perlu diganti sehingga tubuh tidak merasa lemah. katanya. Air kelapa adalah cara terbaik untuk menghidrasi dengan elektrolit alami dan tanpa gula.

3. Sup ayam 

Lebih dari cairan panas lainnya, sup telah terbukti meningkatkan aliran lendir dan membantu mengeluarkan virus. “Ini mungkin karena asam amino tertentu, yang disebut sistein, dalam sup ayam yang dapat mempengaruhi aliran lendir, dan kami melihat ini terutama dalam versi buatan sendiri,” ujar Julie Miller Jones, PhD, profesor emeritus nutrisi di Universitas St. Catherine di St. Paul, Minnesota. 

4. Teh hangat dengan madu 

Teh hangat dapat membantu memecah lendir dan mengeluarkannya - atau batuk - dari tubuh, dengan membawa sedikit virus. Dan sebagai pemanisnya, bisa tambahkan madu. 

Madu sebelum tidur dapat meningkatkan kualitas tidur ketika memiliki covid-19, dan juga memiliki sifat antimikroba yang membantu meningkatkan respons kekebalan. 

Sebuah tinjauan penelitian yang diterbitkan pada Desember 2020 di jurnal Heliyon berteori bahwa madu mampu meredam peradangan akut, seperti jenis yang terlihat pada covid-19, dapat menyebabkan peningkatan respons kekebalan.

5. Ikan berlemak

Sumber asam lemak Omega-3 termasuk ikan (seperti salmon, cod, dan sarden), menurut Mayo Clinic dapat membantu menurunkan peradangan yang menyertai covid-19. Hal ini berdasar tinjauan penelitian yang diterbitkan pada Desember 2020 dalam bidang Infeksi & Kemoterapi. 

Para peneliti tersebut menyarankan bahwa asam lemak omega-3 telah ditunjukkan melalui penelitian sebelumnya untuk dimasukkan ke seluruh tubuh ke dalam lapisan tertentu dari membran sel. Proses ini dapat membantu mengurangi peradangan dan itu mungkin memiliki efek antivirus. 

6. Es loli bebas gula

Berbasis buah, makanan beku ini dapat memberikan hidrasi dan beberapa nutrisi, serta menenangkan sakit tenggorokan yang juga salah satu gejala covid-19. 

Menurut laporan tentang dehidrasi dan covid-19, Healthcare Infection Society mencatat, tidak memiliki cukup cairan membuat tubuh rentan terhadap infeksi, yang kemudian mempercepat kehilangan cairan. 

Defisit cairan tampaknya berkembang perlahan pada covid-19, jadi pastikan untuk menjaga tingkat hidrasi tetap tinggi bahkan saat tidak haus. 

Sumber: Everyday Health/Medcom.id/gaya
(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif