Kondisi Paru-paru Pascasembuh Covid-19

Kondisi Paru-paru Pascasembuh Covid-19

30 November 2022 15:43
Jakarta: Adanya infeksi covid-19 telah memengaruhi hampir setiap organ di tubuh, utamanya paru-paru. Kesehatan paru-paru telah dipengaruhi secara drastis oleh infeksi virus korona.

Kita semua telah diberitahu untuk menarik dan menghembuskan napas dalam setiap situasi untuk menenangkan diri dan sistem saraf yang mengontrol fungsi tubuh yang tidak disengaja.

Paru-paru yang sehat sangatlah penting. Pasalnya, setiap sel dalam tubuh seseorang membutuhkan oksigen yang memberi kehidupan. Jika kamu pernah terinfeksi virus korona dan sekatang sudah sembuh dari covid-19, tanda-tanda ini menunjukkan bahwa paru-paru kamu tidak sesehat yang dikira.

Berikut ini tanda-tandanya:

 

Sesak napas


Merasa sesak napas bisa jadi akibat paparan polusi, merokok, atau tinggal di kota metropolitan yang ramai. Meskipun ada banyak penyebab sesak napas, ini bisa menjadi akar penyebab kondisi utama seperti masalah pernapasan.

Sesak napas seperti yang dilansir dari Times of India, terkadang dapat menyebabkan masalah yang lebih signifikan, seperti Dyspnea, yaitu rasa sesak di dada yang mencegah kamu menarik napas dalam-dalam.

Mengi atau batuk


Mengi dapat disebabkan oleh peradangan dan penyempitan saluran napas di bagian mana pun dari saluran pernapasan, mulai dari tenggorokan hingga ke paru-paru. Peradangan di paru-paru atau penyempitan saluran udara adalah penyebab utama dari kondisi ini. 

Ini mungkin merupakan gejala dari berbagai penyakit dan gangguan, termasuk asma atau Chronic Obstructive Pulmonary Disease/COPD. COPD, atau penyakit paru obstruktif kronik, adalah kondisi radang paru-paru yang memburuk seiring waktu dan pada akhirnya mencegah udara keluar dari paru-paru.

Kemungkinan kesulitan paru-paru meningkat jika kamu mengalami batuk terus-menerus, peningkatan lendir atau mengi.
 

Nyeri dada atau sesak


Jika mengalami nyeri dada setiap kali batuk atau menarik napas dalam-dalam, ini bisa mengindikasikan kondisi paru-paru yang sedang berkembang.

Sejumlah masalah medis yang berbeda dapat menyebabkan sesak di dada. Bisa jadi karena sesuatu seperti infeksi, kecemasan, penyakit jantung, atau penyakit paru-paru. Terkadang mengalami sesak di dada sangat terkait dengan masalah pernapasan.
 

Infeksi paru-paru yang sering


Faktor lingkungan dan cara hidup, seperti seringnya kontak dengan orang lain yang terinfeksi, dapat menyebabkan kamu terinfeksi berulang kali. Sering mengalami infeksi pernapasan mungkin merupakan gejala penyakit yang lebih serius.
 

Kesulitan dalam berolahraga


Jika tidak terbiasa berolahraga, kamu mungkin kesulitan bernapas selama aktivitas yang menuntut fisik. Meskipun sering mengalami sesak napas sementara saat berolahraga, sesak napas kronis dapat mengindikasikan kondisi paru-paru dasar yang lebih serius dan memerlukan kunjungan ke dokter. Dok. Medcom.id/gaya
(WWD)

Grafis covid-19

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif