Apresiasi Tinggi bagi Nakes dan Relawan

Apresiasi Tinggi bagi Nakes dan Relawan

25 Maret 2021 11:41
SEJAK merebaknya wabah covid-19 di Indonesia, pemerintah menjadikan wisma atlet sebagai tempat perawatan dan isolasi bagi warga yang terinfeksi virus mematikan tersebut.

Pada peringatan satu tahun Rumah Sakit Darurat Covid19 (RSDC) Wisma Atlet, Selasa, 23 Maret 2021 malam, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo dan Menteri Sosial Tri Rismaharini memberi apresiasi kepada para tenaga kesehatan dan semua yang terlibat dalam pelayanan di rumah sakit tersebut.

“Memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada dokter, perawat, tenaga medis, dari seluruh penjuru Tanah Air atas perjuangan yang luar biasa ini,” kata Doni dalam keterangan yang diterima, Rabu, 24 Maret 2021.

Dalam acara yang dihadiri Koordinator RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Mayjen TNI Dr dr Tugas Ratmono, itu, Doni juga menyerahkan piagam penghargaan secara simbolis kepada salah satu tenaga Kesehatan di RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta.

Doni yang juga Ketua Satgas Penanganan Covid-19 berpesan agar para nakes selalu bersemangat dan pantang menyerah melawan pandemi saat ini.

Hal senada juga disampaikan Risma. Mantan Wali Kota Surabaya itu mengucapkan terima kasih kepada para pejuang kemanusiaan yang terdiri atas para nakes dan relawan yang telah berjuang selama satu tahun melawan pandemi covid-19.

Sebagai simbolis, hadir sebanyak 53 nakes dan relawan yang telah bekerja selama setahun. Menurut Risma, mereka pun layak mendapatkan penghargaan sebagai pejuang kemanusiaan. Selama acara berlangsung, beberapa kali yel-yel penyemangat digaungkan. “Pantang pulang sebelum korona tumbang.”

“Kami yakin tak mudah mengelola RSDC Wisma Atlet ini, dengan semangat gotong royong dan kebersamaan bisa menyatukan berbagai latar belakang menjadi satu tujuan mulia, yaitu demi tugas kemanusiaan,” tandas Mensos. dok Media Indonesia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(WWD)

Grafis Virus Korona