5 Efek Covid-19 yang Dirasakan Jika Sudah Mengenai Paru-paru

5 Efek Covid-19 yang Dirasakan Jika Sudah Mengenai Paru-paru

Grafis kesehatan paru-paru
12 November 2021 17:34
Jakarta: Salah satu efek yang mungkin ditimbulkan oleh infeksi covid-19 adalah kerusakan pada organ paru-paru. Itulah mengapa, pada beberapa penyintas covid-19 dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terutama di paru-paru.

Menurut Dr Arvind Mohan, Ketua  Institute of Chest Surgery, Chest Onco-Surgery & Lung Transplantation di Medanta Lung Fibrosis, penurunan fungsi paru-paru sering kali menjadi masalah yang terkait dengan covid-19 dan dapat berlangsung lama.

Berdasarkan sebuah makalah yang diterbitkan oleh John Hopkins Medicine, tanda dan gejala komplikasi paru-paru yang terkait dengan covid-19 dalam jangka pendek dan jangka panjang dapat ditentukan dengan beberapa tanda sederhana di hari-hari awal, seperti:
 

Batuk yang tidak berhenti dan persisten

SARS-CoV-2 diketahui berkembang biak di lapisan dada dan menyebabkan serangan batuk yang parah. Batuk kering tidak hanya merupakan tanda khas covid-19. Tetapi, jika kamu mengalami batuk terus-menerus, yang tidak kunjung membaik bahkan dalam 2-3 minggu setelah serangan infeksi awal, itu mungkin merupakan tanda komplikasi paru-paru karena covid-19.
 

Sesak napas

Sesak napas atau dispnea adalah masalah yang biasanya terjadi jika ada gangguan fungsi paru-paru, yang membuat oksigen sulit masuk ke paru-paru. Bagi pasien covid-19, terutama mereka yang termasuk dalam kelompok berisiko tinggi, mengalami sesak napas atau penurunan saturasi oksigen bisa menjadi hal yang umum, dan berakibat fatal dalam waktu singkat.

Nyeri pada dada

Saat ini para dokter memperingatkan bahwa kesulitan bernapas, atau mengalami nyeri dada akut secara tiba-tiba mungkin merupakan tanda kerusakan paru-paru terkait covid-19 yang parah, atau ARDS (Acute Respiratory Distress Syndrome), yang merupakan tanda gagal paru-paru.
 

Infeksi lain mulai muncul

Komplikasi paru-paru atau dada yang memburuk dapat membuat tubuh menjadi lebih mudah terkena penyakit lain dan infeksi yang mematikan, seperti sepsis, yang dapat terjadi ketika virus masuk ke aliran darah dan mulai menyerang jaringan sehat di tubuh. Termasuk jantung dan paru-paru.
 

Komplikasi organ

Badai sitokin merupakan tanda sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang organ dan sel sehat juga bisa menjadi tanda komplikasi pernapasan. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan paru-paru yang bertahan lama dan fungsi yang terganggu, yang juga disebut superinfeksi. Dok Medcom.id
(WWD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif