Alasan Jenazah Positif Covid-19 Masih Bisa Menginfeksi
Alasan Jenazah Positif Covid-19 Masih Bisa Menginfeksi

Alasan Jenazah Positif Covid-19 Masih Bisa Menginfeksi

Grafis covid-19
11 Juni 2020 16:54
Jakarta: Banyak kejadian beberapa hari ini keluarga dari pasien atau PDP positif covid-19 membawa paksa pulang jenazah, plastik dibuka sampai dimandikan. 
 
Ada juga yang mengamuk, beramai-ramai mendatangi rumang sakit sambil membawa senjata tajam sampai mendobrak kamar mayat untuk membawa pulang jenazah tersebut. 
 
Dalam sisi psikologi memang terasa berat kehilangan anggota keluarga atau sahabat terdekat, namun dalam masa pandemi covid-19 ada hal medis yang juga perlu diketahui.

Dalam laman media sosial dr. Stella Shirley M, SpOG @dokter_stella_spog, yang bertugas di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta memberikan keterangan bahwa ada alasan mengapa jenazah positif covid-19 diperlakukan khusus. Hal ini menurut dr. Stella karena jenazah adalah media hidup sampai proses pembusukan mengambil alih.
 
"Dari penelitian, virus dapat hidup sampai dengan 96 jam setelah pasien meninggal. Jadi, cairan tubuh yang keluar dari jenazah, dapat mengandung virus dalam jumlah besar dan dapat menginfeksi orang-orang yang menyentuhnya tanpa menggunakan APD," tegas dr. Stella.
(AEQ)

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif