Plasma Konvalesen Bantu Sembuhkan Pasien Covid-19

Plasma Konvalesen Bantu Sembuhkan Pasien Covid-19

29 Maret 2021 16:22
KEPUTUSAN Heri, 49, dan Danik, 29, melakukan donor plasma konvalesen dan memberikannya kepada pasien covid-19 yang membutuhkan patut ditiru. Pasangan suamiistri asal Sidoarjo, Jawa Timur, ini merupakan penyintas yang sempat menjalani isolasi secara terpisah selama 10 hari. 

Bahkan, Danik yang kesehariannya bertugas sebagai tenaga kesehatan telah menjalani vaksin dua kali sebelum dinyatakan positif covid-19. Danik pun diisolasi di Asrama Haji Surabaya selama 10 hari. Demikian pula sang suami yang harus isolasi di sebuah hotel di Sidoarjo.

Setelah dinyatakan sembuh, keduanya kompak mendonorkan plasma konvalesen ke Kantor PMI Sidoarjo, Sabtu, 27 Maret 2021. Bagi Danik yang golongan darahnya O, donor darah bukan hal baru karena ia sudah lima kali melakukannya. Sementara bagi Heri yang golongan darahnya A, hal ini merupakan kali pertama.

Berbeda dengan donor darah biasa, donor darah plasma konvalesen masih harus diambil sampel darahnya. Sampel darah tersebut akan diobservasi dan hasilnya baru diketahui tiga jam kemudian. Calon pendonor plasma pun harus menunggu tiga jam setelah diambil sampel darahnya. Baru kemudian bisa melakukan donor plasma. “Saya penyintas covid-19 hanya berusaha membantu penderita lain yang membutuhkan serta membantu pemerintah menangani covid-19 ini,” kata Danik, kemarin.

Seperti halnya Danik, Heri juga mengharapkan donor plasma bisa bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan. Maklum saat ini sering diberitakan kurangnya pasokan plasma untuk penderita covid-19. “Apalagi, golongan darah A seperti saya, dengar-dengar banyak dibutuhkan.”

Pasangan suami-istri ini berharap agar semakin banyak para penyintas covid-19 yang mau mendonorkan plasmanya. Tentu saja keduanya juga mengharapkan pandemi covid-19 segera berlalu. 

Sebelumnya, Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, mengatakan Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet di Jakarta Pusat telah ditetapkan menjadi bank plasma konvalesen. “Kami juga mendorong Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet sebagai salah satu sentral untuk bank plasma konvalesen. Ini sudah ditetapkan beberapa waktu lalu.” Wiku menuturkan angka kesembuhan dari covid-19 sudah melandai sejak November 2020. Untuk itu, terapi plasma konvalesen diharapkan dapat memberikan efek yang baik untuk proses penyembuhan pasien. Dok. Media Indonesia


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(KHL)

Grafis Virus Korona