Pemulasaraan Jenazah Covid-19

Pemulasaraan Jenazah Covid-19

28 Januari 2021 07:33
SATGAS Penanganan Covid-19 Kota Cirebon bekerja sama At Taqwa Center membentuk tim pemulasaraan dengan menyiapkan 44 orang untuk penanganan jenazah pasien covid-19 yang meninggal di rumah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon Agus Mulyadi menjelaskan selama ini mereka kesulitan mendapatkan tenaga pemulasaraan untuk pasien covid-19 yang meninggal dunia di rumah. “Kalau di rumah sakit, sudah ada dan sudah berjalan,” ungkap Agus, Rabu, 27 Januari 2021.

Tim pemulasaraan tersebut, delapan orang di antaranya perempuan, nantinya akan mendatangi rumah warga. “Adanya perempuan di tim pemulasaraan ini sangat membantu,” imbuhnya. 

Keterbatasan tim pemulasaraan perempuan membuat jenazah pasien covid-19 harus ditangani petugas laki-laki. Ketua At Taqwa Center Kota Cirebon Ahmad Yani mengungkapkan tim pemulasaraan tersebut telah menjalani pelatihan selama dua hari. “Mereka akan melakukan pemulasaraan jenazah pasien covid-19 sesuai dengan syariat agama dan protokol kesehatan,” jelasnya. 

Yani mengatakan, jika ada warga yang meninggal karena covid-19, keluarganya dapat menghubungi nomor kontak yang disiapkan dan tim pemulasaraan akan langsung mendatangi rumah mereka.

Satu tim, lanjut Yani, biasanya terdiri atas empat orang. Mereka yang akan bergerak ke rumah warga, melakukan pemulasaraan, hingga membawa ke permakaman. Nanti di permakaman ada tim dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kota Cirebon yang bertugas mengubur jenazah. “Petugas pemulasaraan dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD) lengkap,” jelasnya.

Sementara itu, Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Provinsi Maluku Utara menyemprotkan disinfektan di Kantor Gubernur Maluku Utara di Sofifi , Selasa, 26 Januari 2021. Langkah itu dilakukan karena sebelumnya sejumlah pegawai pemprov di Bappeda Malut diketahui terkonfi rmasi positif covid-19.

Penyemprotan juga dilakukan di depan ruangan Gubernur KH Abdul Gani Kasuba, terutama di tempat yang banyak disentuh orang. “Disinfeksi beberapa lokasi ini tujuannya agar tidak menjadi klaster baru di perkantoran yang lebih luas,” kata Kepala Balitbangda Maluku Utara Mulyadi Wowor. Dok.MI

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(WWD)

Grafis Virus Korona