Aplikasi Tlusur Lacak Wisatawan

Aplikasi Tlusur Lacak Wisatawan

23 Maret 2021 08:28
MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan akan memanfaatkan aplikasi anak bangsa, Tlusur, untuk menyediakan informasi destinasi-destinasi wisata yang ada di Indonesia.

Selain itu, Sandiaga mengungkapkan, aplikasi Tlusur ini dikatakan dapat membantu pihaknya dalam melakukan proses testing dan tracing dari penderita covid-19. Hal ini, katanya, berkaitan erat dengan rencana pembukaan travel corridor di Bali.

“Begitu Bali dibuka untuk wisatawan, akan ada tiga zona hijau. Jadi nanti kalau misalnya wisatawan yang datang telah terdaftar di aplikasi ini, pergerakan mereka dalam ketiga zona ini bisa terpantau,” ujar Sandiaga dalam keterangannya, Senin, 22 Maret 2021.

Aplikasi temuan PT Fantastis Anak Bangsa (FAB) ini, juga diharapkan dapat memberi informasi-informasi seperti penerapan protokol kesehatan di destinasi wisata serta jumlah kapasitas pengunjung di destinasi tersebut.

“Aplikasi ini akan melaporkan penggunanya ketika suatu destinasi wisata itu dalam kapasitas kosong, begitu pun sebaliknya,” ucap mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu.

Sandiaga juga menyampaikan aplikasi itu akan memasuki masa alpha testing dan akan dikolaborasikan dengan aplikasi tracing yang telah ada, seperti E-HAC dari Kementerian Kesehatan dan Peduli Lindungi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Di tempat terpisah, untuk meningkatkan deteksi covid-19, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mendorong produksi GeNose ditingkatkan menjadi 15 ribu unit per bulan. Dorongan itu dilakukan lantaran tingginya permintaan alat deteksi buatan Universitas Gadjah Mada (UGM) itu, tapi kemampuan produksinya hanya 3 ribu unit per bulan.

“Tentu GeNose ini diharapkan produksinya bisa ditingkatkan, hari ini 3 ribu per bulan itu akan bisa ditingkatkan ke 10 ribu-15 ribu di Juni-Juli mendatang. Tentu sebagai promotor, UGM diharapkan bisa mereplikasi manufaktur yang ada. Tantangan yang ada sekarang demand banyak dan produksi harus ditingkatkan,” ujar Airlangga saat penyerahan GeNose dari Menristekdikti ke kantor Kemenko Perekonomian, Senin. Dok Media Indonesia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(WWD)

Grafis Virus Korona