Sejarah dan Manfaat Permainan Lato-Lato

Sejarah dan Manfaat Permainan Lato-Lato

04 Januari 2023 14:38
Jakarta: 'Tak tok tak tok' bunyi lato-lato terdengar di mana pun. kini permainan lato-lato sedang menjadi tren sejak akhir 2022. Mulai dari anak-anak hingga dewasa mencoba permainan ini, bahkan lato-lato sudah ada turnamen perlombaannya.

Namun, banyak pro dan kontra muncul karena permainan ini. Lato-lato dinilai bisa meningkatkan konsentrasi pemainnya, namun di sisi lain permainan ini juga dirasa terlalu mengganggu karena suaranya.
 

Sejarah permainan lato-lato


Lato-lato disebutkan sudah ada sejak tahun 1960-an dan digandrungi pada masanya. Kata lato-lato merupakan sebutan permainan tradisional yang berasal dari bahasa Bugis.

Sedangkan di daerah lain mainan ini memiliki namanya sendiri, di Jawa, lato-lato lebih sering disebut sebagai etek-etek. Permainan ini pun sudah ada sejak zaman dulu. Sementara di kota Kendari, permainan ini disebut dengan katto-katto.

Ternyata lato-lato ini juga merupakan mainan di kawasan Amerika Serikat. Namun, pada tahun 1960-1970, mainan tersebut dibuat dari kaca, sehingga menyebabkan insiden cedera mata pada sejumlah anak di Amerika Serikat (AS).

Kejadian tersebut mendorong Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) melarang lato-lato beredar pada tahun 1966. Keputusan ini pun didukung beberapa komunitas dan organisasi untuk mengurangi kebutaan.
 

Manfaat bermain lato-lato


Semakin lama kamu ingin membuat bola tetap bergerak seimbang dan lama, semakin tinggi fokus dan konsentrasi yang kamu perlukan. Selain itu, mainan ini juga mampu membantu melatih gerak motorik dan koordinasi anak. Memang benar, kedua hal ini sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak.

Tak hanya itu, ternyata bermain lato-lato juga memiliki manfaat bagi kesehatan. Bermain lato-lato 10 menit dengan akumulasi 80 persen bisa membakar kalori sebanyak 80 kal. Jadi, sedikit lebih tenang untuk makan nasi padang!
 

Cara bermain lato-lato dengan aman


1. Pastikan bola-bola lato-lato seimbang dengan menyamakan posisi keduanya

2. Jepit bagian tengah tali lato-lato di antara jari tangan. Usahakan memakai jari tangan yang paling nyaman, misalnya di antara jari telunjuk dan jari tengah

3. Jika sudah terasa nyaman, coba pantulkan lato-lato dengan cara menggoyang tangan ke atas dan bawah. Kalian bisa melakukan ini dengan ritme yang pelan, lalu perlahan semakin cepat

4. Goyangkan tangan sampai dua bola lato-lato saling berbenturan dan menciptakan bunyi khas

5. Apabila sudah menemukan ritmenya, kalian dapat mencoba berbagai trik agar dihasilkan bunyi sesuai keinginan.

Dok.Medcom.id/gaya
(WWD)

Grafis Permainan

Bagaimana tanggapan anda mengenai foto ini?

LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif