WAKIL Presiden Ma’ruf Amin menerima suntikan vaksin Coronavac produksi Sinovac, setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) menerbitkan izin penggunaan darurat (emergency use of authorization) untuk kaum lanjut usia. Pemberian vaksin kepada Ma’ruf dilaksanakan Rabu, 17 Februari 2021 di Pendopo Kediaman Resmi Wapres, Jakarta.
Juru bicara Wapres Masduki Baidlowi menyatakan, Wapres telah menerima vaksinasi. “Benar (Wapres divaksinasi) pukul 08.30 WIB di rumah dinas,” kata Masduki Baidlowi dalam keterangannya di Jakarta.
“Keikutsertaan Wapres yang telah berusia 77 tahun dalam program vaksinasi ini diharapkan dapat memberikan contoh nyata uji klinis keamanan penggunaan vaksin kepada lansia bagi masyarakat luas,” demikian keterangan pers yang diterima wartawan.
Sebelumnya, Badan POM pada 5 Februari 2021 menyetujui penggunaan (emergency use of authorization (EUA) vaksin Coronavac untuk usia di atas 60 tahun. Menurut Kepala Badan POM, Penny Lukito, kebijakan tersebut dilakukan berdasarkan pertimbangan banyaknya korban meninggal terinfeksi virus korona pada kelompok usia tersebut.
Sebelumnya, penyuntikan vaksin covid-19 kepada Wapres Ma’ruf menunggu rekomendasi dari Tim Dokter Kepresidenan mengingat kondisi kesehatan Wapres yang berusia di atas 60 tahun dan memiliki riwayat penyakit penyerta.
“Wapres siap (divaksinasi) kapan saja, tetapi itu nanti akan ditentukan dari tim kesehatan dan Tim Dokter Kepresidenan. Tim Dokter Kepresidenan sudah bergerak, dalam artian seperti apa kemungkinan-kemungkinannya, apakah mengikuti Sinovac atau mengikuti (vaksin) yang lain,” kata Masduki, beberapa waktu lalu.
Tahap kedua
Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Pematangsiantar dan tenaga kesehatan mendapatkan vaksinasi Sinovac tahap kedua untuk mencegah penyebaran covid-19. Kepala Dinas Kesehatan Kota Pematangsiantar Ronald Saragih menerangkan pemberian vaksinasi Sinovac dosis tahap pertama telah diberikan 14 hari lalu pada Rabu, 3 Februari 2021.
“Di Puskesmas Parsoburan ini kita telah melaksanakan vaksin kepada Forkopimda dan tenaga kesehatan,” kata Ronald di Puskesmas Parsoburan, Jalan Parsoburan Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Siantar Marihat, Pematangsiantar, Sumatra Utara, Rabu.
Ronald menjelaskan vaksinasi Sinovac dosis tahap kedua dilaksanakan di beberapa puskesmas yang ada di Kota Pematangsiantar, Rumah Sakit Tentara, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Djasamen Saragih, dan Klinik Polres Pematangsiantar.
Sementara itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyumas tengah mendata penerima vaksin tahap kedua. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyumas Sadiyanto mengatakan vaksinasi yang dijadwalkan pada pekan depan akan diprioritaskan pada pelayan publik dengan jumlah vaksin sebanyak 59 ribu.
“Pelayan publik menjadi prioritas setelah sebelumnya tenaga kesehatan. Termasuk nantinya pada pedagang pasar, perbankan, dan lainnya. Mereka ialah pelayan publik yang biasa bertemu dengan banyak orang. Mudah-mudahan bida lancar prosesnya nanti. Sekarang tengah mendata para calon penerima vaksin,” kata dia.
Sementara itu, dari Cilacap dilaporkan kabupaten setempat menerima 42 ribu lebih dosis vaksin pada tahap kedua vaksinasi. “Menurut rencana, vaksin tahap kedua akan sampai ke Cilacap pada 20 Februari, sedangkan jadwal untuk 22-28 Februari mendatang. Nantinya, ada 125 faskes yang siap melayani vaksinasi,” jelas Kepala Dinkes Cilacap Pramesti Griana Dewi.Dok Media Indonesia Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News