KALIMANTAN Barat punya strategi apik untuk melawan pandemi. Di titik masuk, pelabuhan dan bandara, kolaborasi antara Satgas Covid-19 dan dinas kesehatan berjalan sangat intensif.
Mereka melakukan pengawasan dan testing bagi pendatang. Di tengah masyarakat, tes usap PCR terus digiatkan.
“Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat juga menyiapkan fasilitas karantina mandiri. Mereka membentuk unit pelatihan kesehatan yang fokus menjaga kesehatan dan asupan gizi yang baik
bagi warga yang terinfeksi. Di lapangan, penegakan disiplin protokol kesehatan juga dilakukan secara masif,” papar juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito, Jumat, 5 Februari 2021.
Hasilnya tidak mengecewakan. Dari 14 kabupaten dan kota, 10 di antaranya zona kuning, sedangkan 4 daerah lainnya berada di zona oranye.
Riau juga jadi contoh. Dinas Kesehatan melakukan penguatan pelacakan dan penelusuran kontak erat. Tidak hanya keluarga, tapi juga orang terdekat dalam aktivitas selama 10-14 hari sebelumnya.
“Protokol kesehatan ditegakkan lebih serius. Provinsi membentuk peraturan daerah sebagai payung hukum bagi 12 kabupaten dan kota,” papar Wiku.
Kerja keras tidak pernah mengkhianati hasil. Delapan daerah berada di zona kuning. “Kami mengajak pemerintah daerah lain belajar dari mereka,” lanjut Wiku.
DKI Jakarta dan Jawa Barat memberi contoh dalam pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat yang sudah berlangsung selama 3 pekan. Meski angka infeksi baru masih tertinggi dibanding daerah lain, kedua provinsi memperlihatkan perkembangan ke arah yang lebih baik.
“DKI Jakarta telah mencapai testing yang jumlahnya 12 kali lipat dari target World Health Organization dalam seminggu,” lanjut Wiku.
Menurun
Di Jawa Timur, PPKM berdampak baik. Angka penjangkitan menurun. Indikasinya, tingkat keterisian ruang isolasi yang sebelumnya mencapai 79%, turun menjadi 54%.
“Di ICU dari 72% sebelum PPKM, menjadi 69%. Zona merah saat ini tinggal dua daerah, yakni Trenggalek dan Kabupaten Madiun,” jelas Sekretaris Daerah Heru Tjahjono.
Selain PPKM, lanjut dia, Kapolda juga terus menambah jumlah Kampung Tangguh. Bersama instansi lain, mereka juga memasifkan operasi yustisi serta melibatkan tokoh masyarakat untuk kencang melakukan sosialisasi.
“Gubernur, Pangdam, dan Kapola turun ke beberapa daerah untuk mengawasi langsung perilaku protokol kesehatan. Mereka juga mengajak warga mengurangi mobilitas,” lanjut Heru.
Hari ini, Gerakan Dua Hari di Rumah Saja diberlakukan di Jawa Tengah. Sekalipun mendukung, sebagian besar daerah tidak berani menutup total pasar tradisional.
“Pasar masih tetap dapat buka terutama pasar pagi. Jam operasional pasar ditetapkan sampai pukul 12.00 WIB,” kata Wakil Bupati Semarang Ngesti Nugroho.
Bupati Batang Wihaji berdalih selama pandemi warga sudah mengalami kesulitan ekonomi. “Kami ikut instruksi gubernur, tapi tetap melihat kondisi di lapangan.”
Di sejumlah daerah, terus meningginya kasus infeksi baru disikapi dengan menggelar operasi yustisi penegakan protokol kesehatan dan pembagian masker secara masif.
“Pembagian masker untuk mengingatkan warga bahwa pandemi belum berlalu,” kata Kapolres Ogan Komering Ilir AKB Alamsyah Pellupessy. Dok.MI Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News